Sidang Chromebook: Komisaris GoTo Jelaskan Entitas Cayman untuk MESOP

Senin 23-02-2026,19:36 WIB
Reporter : Candra Pratama
Editor : Fandi Permana

BACA JUGA:Massa Geruduk KPK, Minta Oknum Staf Ahli Kementerian Diperiksa atas Dugaan Gratifikasi

"Dan itu manajemen dan direksi. Termasuk manajemen dan direksi?," tanya JPU lagi.

Andre menjelaskan bahwa program tersebut tidak hanya mencakup manajemen dan direksi, tetapi juga diberikan kepada karyawan hingga direksi.

"Yaitu karyawan, manajemen, direksi, komisaris yang memenuhi syarat. Dan jumlahnya setelah dicek, itu 10 ribu orang lebih, Pak," tegas Andre.

JPU juga bertanya soal Cayman ini kepada Direktur Legal, Sekretaris Perusahaan GoTo R. A. Koesoemohadiani. 

"Ada saham fungsi ESOP, perusahaan di Cayman, pernah dengar?," tanya JPU.

"Iya, ada di prospektus juga," kata Koesoemohadiani.

Berdasarkan Prospektus penawaran umum saham perdana (IPO) GOTO, perusahaan sebetulnya telah mengungkapkan secara terbuka fungsi dan tujuan pembentukan entitas yang dimaksud yakni GoTo Peopleverse Fund (GPF).

BACA JUGA:Pemotor asal Cipondoh Tewas Tertemper KA Bandara Soetta di Perlintasan Kalideres Jakbar

Dalam Prospektus dijelaskan bahwa bersamaan dengan IPO GOTO, GPF yang berbasis di Cayman itu melakukan penawaran umum melalui pemberian opsi saham secara cuma-cuma kepada karyawan, mantan karyawan, anggota direksi dan dewan komisaris yang berhak. 

Skema ini merupakan bagian dari Program Insentif Jangka Panjang (Long-Term Incentive Plan/LTIP) atau yang secara umum dikenal sebagai program kepemilikan saham karyawan (ESOP). 

Prospektus mencatat bahwa jumlah saham Seri A yang dimiliki GPF adalah sebanyak 106,9 miliar lembar saham, yang mewakili sekitar 9,03% dari modal ditempatkan dan disetor setelah IPO.

Kategori :