Manchester United Akali PSR Meski Boncos Besar, Aston Villa Justru Terancam Dihukum UEFA

Kamis 26-02-2026,05:00 WIB
Reporter : Subroto Dwi Nugroho
Editor : Subroto Dwi Nugroho

JAKARTA, DISWAY.ID -- Manchester United lolos dari jeratan PSR meski merugi, Aston Villa malah justru terancam Dihukum UEFA.

Semua klub Premier League resmi lolos dari ancaman pelanggaran Aturan Keuntungan dan Keberlanjutan (Profit and Sustainability Rules/PSR) musim 2024/25. 

Namun, di balik kelulusan itu, ada drama finansial yang menyita perhatian, terutama dari Man United dan Aston Villa.

BACA JUGA:Jauh Melampaui Sesko dan Lammens, Kobbie Mainoo Adalah Harta Karun Michael Carrick di Manchester United

BACA JUGA:Hasil Liga Inggris: Benjamin Sesko Bawa Setan Merah Raih 3 Poin dari Markas Everton!

Berdasarkan laporan keuangan yang diserahkan sebelum tenggat 31 Desember, seluruh klub dinyatakan mematuhi batas kerugian maksimal 105 juta poundsterling dalam periode tiga tahun.

Namun cara masing-masing klub bertahan dari jerat PSR memunculkan cerita yang berbeda.

Manchester United Belanja Rp6 Triliun Lebih, Tapi Tetap Aman

Meski performa di lapangan inkonsisten, Manchester United justru mencatat total belanja pemain lebih dari 340 juta poundsterling musim lalu.

Angka ini tertinggi ketiga dalam sejarah sepak bola Liga Inggris.

BACA JUGA:Link Streaming Everton vs Manchester United di Liga Inggris 2025/26, KickOFF: 03.00 WIB

BACA JUGA:Penerima LPDP Harus Jaga Moral karena Dibiayai Uang Rakyat, Dirut: Jangan Lupa, Lu Pake Duit Pajak!

Salah satu langkah krusial adalah perekrutan Matheus Cunha yang dimasukkan ke dalam laporan keuangan 2024/25, memaksimalkan celah waktu setelah musim berakhir.

Yang paling mengejutkan, menurut laporan media Inggris The Athletic, MU bahkan bisa mencatat kerugian lebih dari 140 juta poundsterling pada musim 2024/25 dan tetap tidak melanggar PSR.

Liga menghitung kepatuhan PSR berdasarkan laporan keuangan Red Football Limited, entitas operasional klub, bukan Manchester United PLC.

Kategori :