Hotman Paris Minta Pengusutan Kasus ABK Fandi Ramadhan Gunakan Lie Detector

Kamis 26-02-2026,16:41 WIB
Reporter : Anisha Aprilia
Editor : Fandi Permana

JAKARTA, DISWAY.ID - Kuasa Hukum Anak Buah Kapal (ABK) Fandi Ramadhan yang dihukum mati, Hotman Paris mengatakan bahwa kliennya tak mengetahui muatan tersebut. Hal ini terbukti saat kliennya bertanya mengenai isi muatan tersebut ke kapten.

Bahkan, ini pun telah diakui didalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dan persidangan.

BACA JUGA:Perdagangan Global Usai MA Batalkan Tarif Trump, Pengamat: Indonesia Harus Punya Modal Kuat

BACA JUGA:Soal Pikap 105 Pikap Mahindra untuk Kopdes, Kemhan Bantah Bekingi Impor!

"Di BAP maupun di persidangan diakui oleh para saksi bahwa Fandi itu bolak-balik nanya, 'Itu apa isinya kardus itu?'. Ya. Bolak-balik sampai dia tanya ke kapten, tanya juga ke wakilnya, Pak Tambunan ya. Dan itu sudah merupakan bukti bahwa dia tidak tahu. Padahal, dan tidak ada saksi satu pun yang mengatakan bahwa dia tahu," kata Hotman di Kompleks Parlemen, Kamis, 26 Februari 2026.

Ia menegaskan bahwa tidak ada saksi mana pun yang mengatakan kliennya mengetahui isi muatan tersebut.

"Tidak ada saksi mana pun yang mengatakan dia tahu. Sama juga, sama juga dengan Raditya, tidak ada satu saksi pun yang melihat bahwa dia melakukan pembunuhan," imbuhnya.

Untuk itu, ia meminta agar pengusutan kasus kliennya menggunakan Lie detector (poligraf).

Ia mencurigai ada kesalahan dalam dakwaan kliennya tersebut.

BACA JUGA:Menkop Beberkan Alasan Impor 105 Ribu Pikap asal India untuk Kopdes Merah Putih

"Ya, dipakailah lie detector, Dipakai psikolog. Artinya ada yang salah dalam penyidikan dan dalam surat dakwaan di  kasus ini," ujar Hotman.

Sebelumnya, Kuasa Hukum Anak Buah Kapal (ABK) Fandi Ramadhan, Hotman Paris mengungkapkan jika kliennya tak pernah bertemu dengan kapten kapalnya sebelum keberangkatan.

Mulanya, Hotman menjelaskan bahwa Fandi merupakan lulusan D4 jurusan mesin kapal dan melamar kerja secara resmi melalui sebuah agen pelayaran.

Usai lulus, kata Hotman, Fandi melamar melalui agen. Hotman mengaku aneh, sebab kliennya tersebut tak pernah bertemu dengan kaptennya tersebut.

Bahkan, Fandi tak mengenal kapten tersebut. Fandi hanya mengetahui nama kapten tersebut dari agen, tempat dia melamar.

Kategori :