Try Sutrisno lahir di Gang Genteng Bandar Lor, Surabaya, dari pasangan Subandi dan Mardiyah dalam keluarga sederhana.
Ayahnya bekerja di Dinas Kesehatan Kota Surabaya sebagai sopir ambulans, sementara ibunya adalah ibu rumah tangga.
Pada masa agresi militer pasca Proklamasi Kemerdekaan, keluarga dalam kisah masa kecil Try Sutrisno sempat berpindah dari Surabaya ke Mojokerto akibat situasi keamanan.
Dalam periode sulit tersebut, Try Sutrisno muda bahkan sempat membantu perekonomian keluarga dengan berjualan demi menyambung pendidikan.
Perjalanan hidup sederhana tersebut kemudian membentuk karakter disiplin yang mewarnai karier militer dalam sejarah Try Sutrisno purnawirawan TNI.
Jejak Pengabdian Try Sutrisno untuk Indonesia
Sebagai Wakil Presiden ke-6 RI, Try Sutrisno dikenal sebagai figur militer yang berperan dalam dinamika politik nasional era 1990-an.
Masa jabatan Try Sutrisno sebagai Wakil Presiden Indonesia 1993–1998 berlangsung pada periode penting transisi politik nasional.
Kontribusi Try Sutrisno dalam sejarah pemerintahan Indonesia tidak terlepas dari latar belakang militernya yang panjang.
Kabar Try Sutrisno meninggal dunia menandai berakhirnya perjalanan seorang tokoh yang telah mengabdikan sebagian besar hidupnya bagi negara.