Mentoring dilakukan di salah satu kamar peserta yang telah disepakati pada malam hari dan terbagi menjadi dua, yakni anak sekolah dan anak kuliah.
Pelecehan seksual diduga terjadi saat terduga pelaku melakukan mentoring pada siswa SMP-SMA.
"Mawar peserta yang sedang studi fashion mencurahkan keresahannya yang ingin linjut sata kuliah. AS menyebut bahwa Mawar itu cantik dan polos. Selain itu, AS juga bertanya pada Mawar, menurut kamu, dari 1000 teman laki-laki saya, berapa orang yang dapat dipercaya," cuit akun tersebut.
"AS juga sesekali menepuk paha Lili layaknya teman sebaya yang menimbulkan perasaan tidak nyaman," sambungnya.
Andhika Sudarman Bantah Tuduhan Pelecehan Seksual
Usai banyak pihak yang mengaku mengalami dugaan perlakuan pelecehan seksual, Andhika buka suara.
Melalui media sosial Instagram resminya, ia merilis pernyataan resmi menjawab isu liar yang tengah ramai menyeret namanya.
Dalam klarifikasinya, Andhika menyampaikan permohonan maaf kepada peserta, alumni, orang tua, rekan kerja, hingga masyarakat yang merasa tidak nyaman dengan situasi ini sejak akhir Februari 2026.
Namun, Andhika menegaskan dirinya tidak pernah melakukan tindakan pelecehan seksual seperti yang dituduhkan banyak pihak.
"Secara tegas saya menyatakan tidak pernah melakukan ataupun berniat melakukan pelecehan seksual terhadap siapa pun, apalagi terhadap anak di bawah umur," ujar Andhika.
"Saya tetap membuka ruang komunikasi bagi siapa pun yang ingin menyampaikan pengalaman atau klarifikasi secara langsung," sambungnya.
Alumni Havard itu mengakui bahwa gaya komunikasi dan interaksinya dalam lingkungan profesional, khususnya yang melibatkan anak muda bisa menimbulkan kesalahpahaman bagi sebagian orang.
"Kepada siapa pun yang merasa tidak mendapatkan lingkungan kerja yang profesional dan sehat, saya menyampaikan permohonan maaf dan akan memastikan hal tersebut tidak terjadi lagi," tuturnya.
Profil Andhika Sudarman Lulusan Havard
Andhika Sudarman dikenal sebagai salah satu figur muda Indonesia dengan rekam jejak akademik yang mentereng.
Ia merupakan lulusan Master of Laws (LL.M.)di Harvad Law School melalui beasiswa LPDP dan membangun sejumlah startup di bidang pengembangan talenta serta teknologi SDM.
Sementara itu, gelar Sarjana Hukum ditempuh di Universitas Indonesia.