BACA JUGA:Juventus Perpanjang Kontrak Bek Gaek, Daniele Rugani Tetap di 'Nyonya Tua' Hingga 2028
Uniknya, dia tetap punya tiga medali Liga Champions gara-gara Madrid juara tiga kali berturut-turut waktu dia di sana.
Meski begitu, perannya di final-final itu sebenarnya kecil, makanya dia senang banget waktu akhirnya pindah ke Chelsea, awalnya sebagai pemain pinjaman sebelum akhirnya dipermanenkan.
Bersama Chelsea, dia juara Liga Champions lagi di 2021.
8. Mario Balotelli – 29,5 juta euro (ke Man City, 2010)
Mario Balotelli memang selalu jadi sosok misterius.
Dia sempat ribut sama pelatih Inter, Jose Mourinho, sama fans, bahkan sama beberapa temannya sendiri di tim sebelum akhirnya cabut dari klub tahun 2010.
BACA JUGA:Napoli Diterpa Badai Cedera, Lobotka dan Politano Alami Robekan Otot Usai Kalahkan Genoa
Ada kejadian waktu dia melempar kaus Inter-nya ke lantai gara-gara frustrasi, dan fans langsung ngamuk.
Semua drama itu bikin Balotelli akhirnya angkat kaki dari Italia setelah Roberto Mancini dari Manchester City menghubunginya.
Tapi, beberapa tahun kemudian, dia balik lagi ke Milan, kali ini bareng AC Milan.
9. Samuel Eto'o – 27 juta euro (ke Anzhi, 2011)
Awal 2010-an, mendadak Anzhi Makhachkala dari Rusia muncul sebagai kekuatan baru.
Klub ini didukung pemilik miliarder Suleyman Kerimov, yang nggak ragu ngucurin ratusan juta euro buat beli pemain dan gaji besar, dengan target bukan cuma jadi raja di Rusia, tapi juga supaya didengar di Eropa.
BACA JUGA:Puas, AC Milan Mau Ulangi 'Trik Transfer Luka Modric' dengan Merekrut Bintang Barcelona