Sayangnya buat Icardi, masa-masa terbaiknya tetap saat mengenakan seragam Inter dan mencetak banyak gol di San Siro.
Tapi, dia memang tak pernah cocok jadi kapten. Setelah ribut sama kelompok Ultras, masa depannya di Inter sudah jelas berakhir.
6. Ronaldo – 45 juta euro (ke Real Madrid, 2002)
Ronaldo mungkin nggak lagi di puncak kariernya waktu itu, tapi dia tetap jadi salah satu pemain terbaik di dunia.
Real Madrid nggak ragu buat menjadikannya Galactico berikutnya.
Setelah tampil luar biasa di Piala Dunia 2002, apalagi dengan dua golnya di final lawan Jerman, Madrid langsung menjadikannya target utama.
BACA JUGA:Breaking News: Luciano Spalletti Sepakat Tangani Juventus Hingga 2026, Ini Detail Kontraknya!
BACA JUGA:Kiper Inter Milan Alami Kecelakaan Tragis, Tewaskan Pria Lansia Berkursi Roda Berusia 81 Tahun
Mereka ingin dia main bareng nama-nama besar seperti Luis Figo, Raul, dan Zinedine Zidane.
Walaupun Ronaldo itu fenomenal, cedera parah yang dia alami di Inter bikin banyak orang mikir, menerima transfer 46 juta euro saat itu sebenarnya cukup menguntungkan buat Inter.
Tapi, fans Inter tetap mengidolakan Ronaldo, apa pun yang terjadi.
7. Mateo Kovacic – 38 juta euro (ke Real Madrid, 2015)
Kovacic kayaknya baru benar-benar menemukan performa terbaiknya waktu main di Chelsea.
Padahal sebelumnya dia udah sempat main di dua klub raksasa Eropa, Inter dan Real Madrid, tapi dia nggak pernah jadi pemain inti, terutama di Spanyol.