Tetap Konsisten, IHSG Sukses Ditutup Menguat ke Level 7.710,54.

Kamis 05-03-2026,18:32 WIB
Reporter : Bianca Khairunnisa
Editor : M. Ichsan

JAKARTA, DISWAY.ID-- Melanjutkan penguatan sebelumnya, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga penutupan perdagangan Kamis (05/03) terus menunjukan konsistensi.

Berdasarkan hasil pantauan Disway, IHSG telah sukses ditutup dengan menunjukkan tren penguatan, dengan kembali meningkat 1,76 persen atau naik 133,47 poin ke level 7.710,54.

BACA JUGA:Kurma Bercampur Sirup Gula Marak di Pasar, BPOM Ingatkan Bahaya bagi Penderita Diabetes!

BACA JUGA:Strategi Timnas Indonesia Hadapi Laga Pertama FIFA Series 2026, Bung Ropan: John Herdman Andalkan 3 Bek

Tren ini sendiri juga melanjutkan penguatan pada penutupan Sesi I, yang ditutup dengan menguat 1,4,7 persen ke level 7.688,73. 

Di sisi lain, kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 pun juga turut ditutup dengan melaju di zona hijau, dengan penguatan sebanyak 15,37 poin, atau 1,99 persen ke posisi 787,82.

Kendati begitu, Analis sendiri juga turut memperingati bahwa IHSG juga masih berpotensi untuk mengalami pelemahan, terutama dengan adanya sentimen negatif yang disebabkan oleh lembaga pemeringkat global Fitch Ratings, serta eskalasi konflik antara Iran dan Amerika Serikat (AS).

"Sentimen negatif disebabkan oleb lembaga pemeringkat global Fitch Ratings yang menurunkan outlook Indonesia dari stabil menjadi negatif, meskipun peringkat kredit tetap di level investment grade BBB," ujar Direktur PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk, Reza Priyambada, pada Kamis (05/03).

BACA JUGA:Kacau! Balita di Bekasi Disandera Rentenir Agar Orang Tua Korban Bayar Utang Rp 1,3 Juta

BACA JUGA:SELAMAT! Akun Kamu Siap Dikirim Saldo DANA Gratis Rp256.000 Buat Cari Takjil, Cara Klaimnya Cek di Sini!

"Disamping itu juga eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Iran yang memicu lonjakan harga minyak dunia dan meningkatkan ketidakpastian pasar keuangan global," tambahnya.

Sementara itu, indeks utama bursa AS Bursa saham Wall Street ditutup mayoritas menguat. 

Sentimen positif disebabkan oleh kabar Iran yang memberi sinyal keterbukaan untuk berunding dan janji Presiden AS Donald Trump untuk menstabilkan pasar minyak.

"Hal ini berhasil meredakan kecemasan investor atas konflik di Timur Tengah," ucap Priyambada.

Kategori :