Kontribusi Nyata Saat Bencana Jadi Kado Spesial HUT Satpol PP-Linmas ke-76

Jumat 06-03-2026,17:29 WIB
Reporter : Fandi Permana
Editor : Fandi Permana

JAKARTA, DISWAY.ID - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) Tahun 2026, pemerintah menegaskan kembali komitmennya dalam memperkuat peran strategis Trantibumlinmas (Ketenteraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat) sebagai fondasi utama pembangunan nasional yang berkelanjutan.

Momentum peringatan tahun ini mengusung tema “Trantibumlinmas Tangguh untuk Pembangunan Berkelanjutan”, yang mencerminkan tekad bersama untuk menghadirkan stabilitas sosial, kepastian hukum daerah, serta rasa aman bagi seluruh lapisan masyarakat.

BACA JUGA:Kemlu Evakuasi WNI dari Iran Bertahap, 32 Orang Dipulangkan via Azerbaijan

BACA JUGA:Polsek Mampang Beberkan Kasus Nabilah O'brien Soal Insiden Resto di Kemang: Beda Perkara

Ketenteraman dan ketertiban umum bukan sekadar fungsi administratif, melainkan prasyarat utama bagi terciptanya iklim investasi, pertumbuhan ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Satpol PP dan Satlinmas memiliki peran sentral dalam menegakkan peraturan daerah, menyelenggarakan ketertiban umum, serta memberikan perlindungan kepada masyarakat dalam berbagai situasi, termasuk pengamanan kegiatan sosial-keagamaan dan penanganan kondisi darurat.

Dalam konteks kebencanaan, Satlinmas juga menjadi bagian penting dalam sistem perlindungan masyarakat berbasis komunitas, mulai dari tahap mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat, hingga pemulihan pascabencana.

Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri dalam pernyataannya menegaskan “Trantibumlinmas yang tangguh adalah fondasi dari pembangunan yang berkelanjutan. Tanpa stabilitas wilayah dan ketenteraman masyarakat, agenda pembangunan tidak akan berjalan optimal.

Oleh karena itu, penguatan kapasitas Satpol PP dan Satlinmas harus terus dilakukan, baik dari sisi kelembagaan, sumber daya manusia, maupun dukungan sarana prasarana.”

Lebih lanjut, Dirjen Bina Adwil menekankan pentingnya sensitivitas dan responsivitas dalam penanganan bencana. Dalam setiap peristiwa bencana, kehadiran Satpol PP dan Satlinmas bukan hanya sebagai aparat penegak ketertiban, tetapi sebagai representasi negara yang hadir melindungi.

Pendekatan yang humanis, cepat, dan terkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci untuk memastikan keselamatan masyarakat serta menjaga stabilitas sosial di masa krisis

BACA JUGA:Kejagung Periksa Pejabat Bea Cukai Aceh terkait Kasus POME

Peringatan HUT ini juga menjadi refleksi atas berbagai tantangan dalam menjaga stabilitas sosial di tengah dinamika pembangunan, urbanisasi, perubahan iklim, serta meningkatnya risiko bencana di berbagai wilayah.

Oleh karena itu, penguatan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah, sinergi dengan TNI/Polri dan unsur kebencanaan daerah, serta partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan sistem ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat yang adaptif dan responsif.

"Peranan Satpol PP dibantu Satlinmas sangat dirasakan masyarakat terutama pada musibah bencana banjir bandang yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Tanpa kenal lelah, Satpol PP menjangkau daerah-daerah yang terisolir untuk turut mendistribusikan bantuan. Inilah kontribusi nyata, intinya jangan berjarak dengan rakyat", imbuh Safrizal.

Kategori :