KPK Buka Lelang Aset Sitaan Korupsi, Ada iPhone Hingga Mobil Mewah

Sabtu 07-03-2026,19:27 WIB
Reporter : M. Ichsan
Editor : M. Ichsan

BACA JUGA:PSSI Beri Kabar Baik, Elkan Baggot Bakal 'Is Back' ke Timnas Indonesia, Tapi..

“Kami pastikan kualitas barang tetap terjaga karena seluruh aset dirawat dengan baik di Rupbasan KPK,” ujarnya.

Ragam aset yang dilelang cukup beragam, mulai dari barang bernilai jutaan hingga miliaran rupiah. Pada kategori harga terendah terdapat iPhone Xs Max 256 GB dengan nilai limit Rp1,8 juta. 

Sementara aset dengan nilai tertinggi adalah paket dua bidang tanah dan bangunan gudang di Selapajang Jaya, Kota Tangerang, dengan nilai limit mencapai Rp6,8 miliar.

Selain itu, sejumlah barang juga menjadi perhatian peserta lelang, di antaranya mobil Toyota dengan nomor polisi B 1590 DKX dengan harga limit Rp334 juta, Honda HR-V 1.5 E CVT tahun 2017 senilai Rp103 juta, serta tas LOEWE Puzzle Small Pink dengan nilai limit Rp10,6 juta.

Pada Kamis (5/3/2026), calon peserta juga diberi kesempatan meninjau langsung barang bergerak yang akan dilelang melalui proses aanwijzing di Gedung Rupbasan KPK, Cawang, Jakarta Timur.

BACA JUGA:Pansus DPRD Bandung Pastikan Raperda Pencegahan Perilaku Seksual Berisiko Tak Diskriminatif

BACA JUGA:Kemenhaj Intensifkan Pendampingan, 14.796 Jemaah Umrah RI Berhasil Kembali ke Tanah Air

KPK menegaskan lelang barang rampasan merupakan bagian penting dari strategi pengembalian kerugian negara akibat tindak pidana korupsi. 

Melalui mekanisme ini, aset yang telah berkekuatan hukum tetap dapat dikonversi menjadi penerimaan negara secara optimal.

Seluruh proses lelang dilaksanakan secara terbuka melalui sistem lelang nasional yang dikelola Kementerian Keuangan bersama KPKNL. 

Mekanisme tersebut mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, serta kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan.

KPK juga tengah menyiapkan pelaksanaan lelang tahap berikutnya yang direncanakan berlangsung pada Juni 2026, sambil menunggu proses penilaian (appraisal) sejumlah aset yang akan dilepas.  

“Kami mengajak masyarakat memanfaatkan kesempatan ini sebagai bentuk partisipasi dalam mendukung pemberantasan korupsi sekaligus memperoleh aset melalui mekanisme resmi dan transparan,” kata Fransman.

Kategori :