Direktur Primaya Hospital Kelapa Gading, dr. Ferry Aryo, MARS, MM, MH, C.Med, CPM, FISQua menyampaikan bahwa kehadiran dua layanan ini memungkinkan pasien GERD maupun gangguan ginjal mendapatkan penanganan tuntas tanpa perlu dirujuk ke rumah sakit lain.
“Kami terus menghadirkan layanan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, termasuk penanganan GERD dan gangguan ginjal yang komprehensif. Dengan dukungan teknologi medis dan layanan yang lengkap, kami berharap masyarakat tidak perlu lagi mencari pengobatan ke luar negeri. Komitmen kami adalah menghadirkan layanan kesehatan berstandar internasional yang dijalankan secara profesional dan penuh ketulusan hati,” ujar dr. Ferry.
BACA JUGA:SALAH KAPRAH! Minum Air pH Tinggi Tak Bisa Bantu Turunkan GERD, Simak Penjelasan Dokter
Layanan Penanganan GERD
Layanan ini menghadirkan penanganan GERD secara komprehensif mulai dari diagnosis hingga terapi lanjutan. Pemeriksaan meliputi konsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam konsultan gastroentero-hepatologi, endoskopi EGD, pH-metri, manometri, serta pemeriksaan penunjang seperti laboratorium dan USG.
Terapi dilakukan secara bertahap (step-up/step-down), termasuk penggunaan Proton Pump Inhibitor (PPI) sebagai lini pertama serta modifikasi gaya hidup.
BACA JUGA:Kabar Gembira Penderita GERD, Daewoong Ciptakan Terobosan Inovasi Obat Fexuprazan
Penanganan juga melibatkan kolaborasi multidisiplin bersama dokter spesialis gizi klinis, bedah digestif, endokrin metabolik, psikiater, dan psikolog klinis untuk memastikan hasil terapi yang optimal.
“Penanganan GERD memerlukan diagnosis yang akurat serta terapi yang tepat dan menyeluruh. Dengan fasilitas diagnostik lengkap dan pendekatan multidisiplin, kami berkomitmen menghadirkan layanan GERD yang komprehensif agar pasien memperoleh penanganan yang tuntas,” jelas Prof. Dr. dr. H. Ari Fahrial Syam