JAKARTA, DISWAY.ID -- Ada tiga ruas tol di bawah naungan Astra Infra yang diprediksi akan mengalami gangguan kepadatan kendaraan saat mudik Lebaran 2026.
Direktur Operasional Astra Infra Tol Cikopo-Palimanan Novianto Dwi Wibowo mengatakan, pihaknya telah mengamati volume kendaraan saat arus mudik mendatang diproyeksi meningkat hingga 6,8 juta kendaraan.
Ada tiga titik krusial jutaan kendaraan para pemudik akan melintasi rua Tol Tangerang-Merak, Cikopo-Palimanan hingga Tol Jombang-Mojokerto.
BACA JUGA: Puncak Arus Mudik di Terminal Kalideres Diprediksi 13 Maret 2026, Sudah Pesan Tiket Belum?
Pria yang akrab disapa Bowo itu nyaman, ruas Tol Tangerang-Merak diprediksi akan melewati 3,4 juta kendaraan. Angka tersebut naik 2,5 persen dibandingkan tahun 2025 lalu.
“Untuk di Cikopo-Palimanan diperkirakan akan ada 2,3 juta kendaraan atau sekitar 1,8 persen naik dibandingkan tahun lalu.
Lalu di kawasan Jawa Timur kami ada ruas Tol Jombang-Mojokerto yang diperkirakan akan ada 1,1 juta kendaraan melintas atau naik 1,4 persen jika dibandingkan tahun lalu, papar Bowo, saat ditemui di bilangan Jakarta Pusat, Senin, 9 Maret 2026.
BACA JUGA: Jelang Mudik Lebaran 2026, Tarif Tol Semarang-Batang Naik hingga Rp33.000 untuk Perjalanan Jauh
Strategi dan Mitigasi Mengurai Kemacetan
Seperti tahun-tahun sebelumnya, Astra Infra telah menyiapkan berbagai strategi dan mitigasi untuk mengurai kemacetan di ruas tol.
Bowo menjelaskan, Astra Infra telah melakukan sejumlah peningkatan pelayanan baik selama H-10 hari raya Idul Fitri maupun H+10 lebaran.
Di antara peningkatan layanannya yakni Astra Infra akan menerjunkan 800 petugas yang akan siap melayani pengguna di tiga ruas Tol tersebut dengan 90 armada mulai ambulans hingga penyelamatan.
Sarana dan prasarana rest area telah ditingkatkan Astra Infra dengan menerjunkan 800 petugas dan 90 armada.-Ist-
Pemeliharaan infrastruktur di sepanjang tiga ruas Tol tersebut juga ditingkatkan. Pertama Astra telah menambah ruas menjadi tiga lajur utama untuk mengurangi kepadatan saat arus mudik.
Aktivitas arus mudik juga memantau melalui 500 unit kamera pengintai CCTV yang terhubung langsung ke 7 unit traffic counter dan layanan sentra komunikasi 24 jam.