Kemenag Luncurkan E-Learning ASN Berintegritas, Target 42.000 Peserta Mulai April 2026

Rabu 11-03-2026,17:36 WIB
Reporter : M Purwadi
Editor : Khomsurijal W

BACA JUGA:Rismon Sianipar Ajukan Restorative Justice, Datangi PMJ Tanyakan Perkembangannya

Menurut Ramdhani, kerja sama tersebut bertujuan mengembangkan sistem pembelajaran berbasis elektronik guna memperkuat integritas aparatur di lingkungan Kementerian Agama.

“Penyelenggaraan e-Learning ASN Berintegritas ini merupakan bagian dari komitmen Kementerian Agama bersama KPK dalam menanamkan nilai-nilai integritas bagi seluruh ASN,” ujar pria yang akrab disapa Kaban Dhani itu.

Ia menjelaskan, materi yang disajikan dalam program ini mencakup berbagai topik penting, mulai dari pemahaman integritas, konflik kepentingan, gratifikasi, hingga penguatan etika dalam pelayanan publik.

“Tujuan kegiatan ini adalah memperkuat budaya antikorupsi serta memastikan setiap ASN memiliki standar moral dan etika yang tinggi dalam menjalankan tugas dan fungsinya,” tambahnya.

Pada tahap awal, program ini menargetkan 42.000 peserta yang berasal dari berbagai satuan kerja Kementerian Agama.

Peserta terdiri dari ASN di kantor wilayah provinsi, kantor kementerian agama kabupaten/kota, hingga perguruan tinggi keagamaan negeri di seluruh Indonesia dengan komposisi yang seimbang antara pegawai laki-laki dan perempuan.

BACA JUGA:AHY Ungkap Ada 807 Titik Rawan Banjir dan 1.641 Longsor di Jalur Mudik

Program e-learning ini akan dilaksanakan dalam tujuh angkatan mulai 6 April hingga 22 Mei 2026. Seluruh peserta akan mengikuti pembelajaran secara daring melalui metode Massive Open Online Course (MOOC) dengan memanfaatkan platform Learning Management System (LMS) pelatihan jarak jauh milik Kementerian Agama.

Melalui program ini, Kemenag berharap nilai-nilai integritas dapat semakin tertanam kuat dalam budaya kerja ASN sehingga tercipta birokrasi yang profesional, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik.

“Kami berharap seluruh peserta mengikuti program ini dengan penuh semangat dan komitmen belajar yang tinggi, sehingga nilai-nilai integritas dapat semakin kuat dalam pelaksanaan tugas sehari-hari,” pungkas Ramdhani.

Kategori :