Forum Alumni PTKIN Dibentuk, Indonesia Disebut Siap Pimpin Peradaban Islam Global
Pertemuan nasional Ketua Umum dan Sekretaris Ikatan Alumni Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (IK PTKIN) se-Indonesia resmi ditutup dengan sejumlah keputusan strategis, salah satunya pembentukan wadah baru bernama Forum Komunikasi Nasional IK PTKIN s--Anisha Aprilia
JAKARTA, DISWAY.ID - Pertemuan nasional Ketua Umum dan Sekretaris Ikatan Alumni Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (IK PTKIN) se-Indonesia resmi ditutup dengan sejumlah keputusan strategis, salah satunya pembentukan wadah baru bernama Forum Komunikasi Nasional IK PTKIN se-Indonesia.
Menteri Agama Nasaruddin Umar menilai momentum ini sangat tepat untuk mendorong Indonesia menjadi episentrum peradaban dunia Islam di masa depan.
Ia menyoroti kondisi global yang dinilai kondusif bagi lahirnya pemikiran dan peradaban baru.
“Sekarang ini sangat menguntungkan dan sangat memungkinkan Indonesia menjadi episentrum peradaban dunia Islam masa akan datang dan itu diterima semua pihak," kata Nasarudin saat ditemui di kawasan Jakarta Pusat, Jumat, 24 April 2026.
BACA JUGA:20 Contoh Soal UM-PTKIN 2026 dan Kunci Jawabannya, Bisa Jadi Referensi Belajar Siswa!
"Kenapa? Karena tawaran Islam Indonesia itu adalah Islam moderat, dan tidak ada orang yang ragu dan tidak ada orang curiga kalau Islam itu berkembang di Indonesia karena tidak akan pernah menjadi ancaman kepada siapapun," sambungnya.
Menurutnya, sinergi antara alumni PTKIN dan perguruan tinggi keagamaan di bawah Kementerian Agama menjadi kunci dalam melahirkan pemikir-pemikir besar yang mampu mendorong kemajuan peradaban Islam global.
Lebih lanjut, Nasaruddin juga membuka peluang pengembangan berbagai kegiatan budaya Islam dalam skala internasional, seperti festival musik mistik dunia, seni tari Islam lintas negara, hingga penguatan sektor kuliner dan busana muslim.
BACA JUGA:Berapa Biaya UM-PTKIN 2026? Cek Nominal dan Cara Pendaftarannya
“Kalau ini terwujud, nilai tawar Indonesia akan semakin tinggi sebagai pusat peradaban Islam modern yang moderat dan inklusif,” ujarnya.
Ia menambahkan, posisi Indonesia sebagai negara non-blok serta stabilitas politik dan ekonomi yang kondusif menjadi faktor pendukung kuat untuk mewujudkan visi tersebut.
Melalui forum dan rangkaian kegiatan yang dirancang, IK PTKIN diharapkan dapat berperan aktif dalam memperkuat kontribusi umat Islam Indonesia, sekaligus mendorong lahirnya peradaban global yang damai dan berkemajuan.
BACA JUGA:Simak Alur Pendaftaran UM-PTKIN 2026 Lengkap Biaya dan Persyaratannya, Dibuka 13 April
Sementara itu, Ketua Umum IK PTKIN, Idrus Marham menambahkan bahwa forum tersebut telah memiliki struktur kepengurusan dan akan segera menjalankan berbagai program kerja.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: