JAKARTA, DISWAY.ID-- Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Pertahanan Australia Richard Marles, pada Rabu, 11 Maret 2026, di Kertanegara, Jakarta.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam keterangannya menjelaskan bahwa pertemuan tersebut menjadi momen silaturahmi antara dua sahabat lama yang kini sama-sama memegang posisi strategis di pemerintahan masing-masing negara.
BACA JUGA:Musim Pancaroba, Vicks Kenalkan Baby Balm untuk Bantu Kenyamanan Bayi
BACA JUGA:Satu Tahun Danantara Indonesia: ASDP Dukung Pendidikan Generasi Muda melalui 2.000 Paket Sekolah
“Presiden Prabowo Subianto menerima sahabat lamanya yang juga Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Pertahanan Australia Richard Marles, pada Rabu, 11 Maret 2026, di Kertanegara,” ujar Seskab Teddy.
Menurut Seskab Teddy, suasana pertemuan berlangsung hangat dan akrab. Kedua pemimpin memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berbincang santai sekaligus bertukar pandangan mengenai sejumlah isu penting yang menjadi perhatian bersama.
“Pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban, menegaskan hubungan pribadi yang erat antara kedua pemimpin,” ungkap Seskab Teddy.
Dalam percakapan tersebut, Presiden Prabowo dan Richard Marles juga membahas berbagai isu strategis serta dinamika kawasan yang relevan bagi kedua negara.
BACA JUGA:13 Konser Gratis di Jabodetabek Spesial Ramadhan 13-15 Maret 2026, Banyak Musisi Papan Atas!
BACA JUGA:Ascott Takes Part Ramadan: HARRIS Puri Mansion dan Oakwood PIK Santuni Anak Yatim
Seskab Teddy menyebut bahwa dialog yang berlangsung santai tersebut mencerminkan kedekatan hubungan Indonesia dan Australia yang selama ini terus terjalin erat.
“Mereka berbincang santai sekaligus bertukar pandangan mengenai isu-isu penting dan pertemuan ini menjadi simbol kedekatan dan kerja sama erat antara Indonesia dan Australia,” kata Teddy.
Pertemuan di Kertanegara ini sekaligus memperlihatkan bahwa hubungan personal yang kuat antara Presiden Prabowo dan Richard Marles menjadi fondasi penting dalam memperkuat kemitraan strategis Indonesia - Australia, khususnya dalam menjaga stabilitas kawasan serta memperluas kerja sama di berbagai bidang ke depan.