Di antaranya 210 SPBU siaga 24 jam, 11 mobil tangki standby sebagai SPBU kantong, serta layanan motoris BBM di 13 titik strategis yang dapat diakses melalui Call Center 135.
Selain itu, mobil tangki cadangan juga disiagakan di sejumlah titik rawan kepadatan seperti jalur tol KM 43 dan KM 71, serta kawasan wisata Anyer dan Carita.
Tim motoris juga ditempatkan di jalur penyeberangan Merak–Cilegon untuk mengantisipasi kemacetan.
Pertamina juga menyiapkan fasilitas tambahan bagi pemudik seperti Serambi MyPertamina di Rest Area KM 43 yang menyediakan layanan kesehatan, pijat, barber, hingga area bermain anak secara gratis.
Ditambahkan, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB), Susanto August Satria, menegaskan pihaknya telah mengaktifkan Satgas RAFI untuk memastikan pasokan energi tetap terjaga selama periode Ramadan dan Idul Fitri.
"Untuk memastikan kelancaran arus mudik tahun ini, khususnya di wilayah Jawa Bagian Barat, Pertamina telah menyiagakan Satgas RAFI. Kami memproyeksikan akan terjadi peningkatan konsumsi BBM, terutama untuk jenis Gasoline sebesar 9,6 persen dari rata-rata harian normal," tambah Satria.
Selain memastikan stok di SPBU, Pertamina juga menyiapkan layanan tambahan di sejumlah jalur krusial.
Armada motoris Pertamina Delivery Service (PDS) disiagakan untuk membantu pemudik yang kehabisan BBM di tengah perjalanan, terutama di jalur tol yang rawan kemacetan.
"Kami juga menempatkan SPBU modular di beberapa rest area yang belum memiliki fasilitas pengisian BBM permanen. Selain itu, kami berkoordinasi dengan kepolisian dan Dinas Perhubungan agar mobil tangki dapat memperoleh prioritas akses jika terjadi kemacetan total di jalur utama mudik," jelasnya.
BACA JUGA:UMKM Binaan Pertamina Raup Omzet 2 Kali Lipat di SMEXPO Ramadan 2026
Dengan berbagai langkah tersebut, Pertamina memastikan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan BBM selama periode mudik Lebaran.
"Kami mengimbau masyarakat tidak melakukan panic buying karena stok BBM dipastikan aman dan distribusi akan terus kami jaga selama masa mudik dan balik Lebaran," tukasnya.