Desain ini membuat posisi duduk dibuat lebih tinggi dibanding jok depan dan tengah, serta tidak ketinggalan seatbelt yang mamastikan keamanan sepanjang perjalanan.
Mitsubishi Motors juga mendesain Destinator agar penumpang dapat dengan mudah mengakses baris ketiga.
Destinator dibekali mekanisme kursi baris kedua yang bisa dilipat dan digeser dengan mudah serta bukaan pintu yang cukup lebar.
Tentunya suhu kabin sangat berperan penting dalam memberikan kenyamanan, dan bagi penumpang baris ke 3 juga dapat menikmati sejuknya hembusan AC berkat ventilasi khusus.
Hal tersebut membuat distribusi udara yang merata membuat suhu kabin tetap sejuk, bahkan saat mobil terisi penuh dan digunakan di siang hari.
Rifat Sungkar selaku Brand Ambassador Mitsubishi Motors Indonesia menyampaikan jika mobil Destinator itu lebih boxy dibandingkan dengan Xpander.
BACA JUGA:Balik Lagi! Nancy Ajram Gelar Konser di Jakarta Januari 2027, Tiket Dijual Mulai Rp1 Jutaan
BACA JUGA:TelkomGroup dan Huawei Sepakat Perkuat Ekosistem Data Center dan Infrastruktur Digital
“Pilar yang paling belakang lebih tegak. Lalu yang kedua adalah desainnya itu theater seat dan yang ketiga, ini memang desainnya mobil the real 7-seater,” jelasnya.
Keunggulan dari theater seat itu adalah bangku paling depan, tengah, ke belakang semakin naik, semakin tinggi.
“Kenapa banyak mobil bangkunya itu rendah banget? Karena headroomnya nggak ada. Nah, mobil Destinator ini headroomnya aman-aman aja. Jadi itulah kunci utama kenapa duduk di baris ketiganya masih nyaman,” tambahnya.
Berkendara melewati berbagai kondisi jalan, Destinator tetap memberikan kenyamanan berkat suspensi yang memiliki karakter bantingan yang empuk namun tetap stabil.
Suspensi juga memiliki kemampuan meredam guncangan jalan rusak sehingga tidak membuat penumpang baris ketiga mudah mabuk perjalanan.
Perjalanan dekan dan jauh semakin nyaman berkat kantong penyimpanan yang mampu mengakomodir berbagai bawaan penumpang.
Bahkan penumpang baris ketiga juga mendapatkan banyak kantong penyimpanan untuk meletakkan barang-barang kecil dan gadget pada door trim, termasuk keberadaan power outlet untuk berbagai kebutuhan.
BACA JUGA:Arus Mudik 2026 Masih Terkendali, Baru 25 Persen Kendaraan Tinggalkan Jakarta