Kemudian untuk arus balik, pihaknya memprediksi akan terjadi pada 24 Maret 2026. Perkiraan kendaraan yang melintas dari arah timur menuju barat mencapai sekitar 120 ribu kendaraan, atau juga sekitar 300 persen di atas kondisi normal.
"Sebagai antisipasi, kami juga menyiapkan opsi pembukaan Gerbang Tol Cikampek Utama 8 yang memiliki lima gardu, apabila nantinya dibutuhkan untuk mendukung kelancaran arus balik," urainya.
Tak hanya itu, Jasa Marga juga terus berkoordinasi dengan kepolisian terkait pengaturan lalu lintas. Termasuk kemungkinan adanya penyekatan arus kendaraan sejak 13 Maret.