Legenda Wayne Rooney pun mengkritik keputusan tersebut, menyebut bahwa pemain besar seperti Lionel Messi atau Cristiano Ronaldo tidak akan melewatkan momen krusial seperti itu.
BACA JUGA:Tekanan Meningkat! Masa Depan Liam Rosenior di Chelsea Terancam Usai Rentetan Hasil Buruk
Menariknya, Haaland justru tampil luar biasa saat menghadapi tim-tim besar di Liga Inggris.
Dalam 35 pertandingan melawan klub papan atas, ia mencetak 24 gol dan 10 assist—statistik yang sangat impresif.
Namun, di laga final seperti UEFA Champions League Final 2023 hingga UEFA Super Cup, namanya sering absen dari papan skor.
Hal ini memunculkan narasi bahwa Haaland kurang tajam di laga penentuan.
Dukungan dan Kesempatan Bangkit
BACA JUGA:Manchester City Incar Pedro Porro, Jalan Arsenal Boyong Tino Livramento Rp971 Miliar Terbuka Lebar
BACA JUGA:Streaming Manchester United vs Aston Villa di Liga Inggris 2025/26, KickOFF: 21.00 WIB
Pelatih Pep Guardiola tetap memberikan dukungan penuh.
Ia yakin Haaland akan kembali membuktikan kualitasnya di momen penting.
Hal serupa juga diungkapkan legenda klub Sergio Aguero yang menilai kritik terhadap Haaland muncul karena standar tinggi yang telah ia ciptakan sendiri.
Kini, final melawan Arsenal menjadi panggung pembuktian.
Jika mampu mencetak gol dan membawa timnya menang, Erling Haaland berpeluang mematahkan “kutukan Wembley” sekaligus membungkam para pengkritik.
BACA JUGA:Hasil Arsenal vs Everton: Gol Gyokeres dan Dowman Bawa The Gunners Menang 2-0!