Iran Terusir dari Arab Saudi, Kerajaan Saud Siap Membela Diri Jika...

Iran Terusir dari Arab Saudi, Kerajaan Saud Siap Membela Diri Jika...

Arab Saudi bersikap tegas, meminta Kedutaan Besar Iran untuk meninggalkan Kerjaan Saudi.-X-

RIYADH, DISWAY.ID -- Arab Saudi memberi waktu 24 jam kepada atase militer Iran dan staf kedutaan untuk meninggalkan kerajaan tersebut menyusul serangan berulang Iran.

Melalui pernyataan Kementerian Luar Negeri Saudi pada Sabtu, 21 Maret 2026, mereka telah menyatakan "persona non-grata" terhadap Kedutaan Bear Iran untuk Saudi.

Keputusan ini diambil di tengah konflik Iran berhadapan dengan Amerika Serikat dan sekutunya, Israel.

BACA JUGA:10 Hari Lagi, Harga Minyak Dunia Diyakini Tembus 150 Dolar AS Per Barel Imbas Konflik Iran-Israel

Di sisi lain Teheran berulang kali manargetkan Arab Saudi dan negara tetangganya di Teluk. Iran beralasan negara Teluk menjadi boneka bagi AS dengan berdirinya pangkalan militer NATO di sana.

Namun serangan Iran kekian justru melebar dan merusak sejumlah pusat aktivitas sipil dan fasilitas energi negara Teluk.

Serangan ratusan rudal dan drone tanpa awak milik Iran menyebabkan pusat energi milik Saudi, Aramco, hancur lebur.

Bahkan sebagian pasokan energi milik Saudi telah dicegat di selat Hormuz menurut pihak berwenang.

BACA JUGA:11 Negara Ini Terancam Krisis Minyak Akibat Konflik Iran–AS, Nasib Indonesia Gantung

Menyusul serangan pada hari Kamis itu kegiatan bongkar muat minyak di pelabuhan Yanbu di Laut Merah terganggu.

Pelabuhan ini menjadi satu-satunya jalur ekspor bagi Saudi setelah Iran secara efektif memblokir lalu lintas kapal tanker di Selat Hormuz.

Menteri Luar Negeri Saudi Pangeran Faisal bin Farhan Al Saud mengatakan awal pekan ini bahwa tidak ada lagi kepercayaan terhadap Iran.

Ia juga menegaskan bahwa Saudi memiliki hak untuk membela diri. Menurutnya Saudi dan negara Teluk memiliki "kapasitas dan kemampuan signifikan yang dapat mereka kerahkan jika mereka memilih untuk melakukannya".

BACA JUGA:Iran Nestapa! Bayi Usia 20 Hari Tewas Terbunuh dalam Serangan AS-Israel

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: