11 Negara Ini Terancam Krisis Minyak Akibat Konflik Iran–AS, Nasib Indonesia Gantung
Daftar Negara yang Terancam Krisis Minyak---Freepik
JAKARTA, DISWAY.ID - Konflik geopolitik di Timur Tengah antara Iran dan Amerika Serikat telah memicu dampak besar terhadap pasokan energi global.
Salah satu titik krusial adalah Selat Hormuz, jalur utama distribusi minyak dunia yang kini mengalami pembatasan ketat.
Sebelum konflik memanas, sekitar 20 juta barel minyak per hari melewati jalur ini.
Akan tetapi kini arus distribusi terganggu drastis, memicu ancaman krisis energi di berbagai negara, terutama yang sangat bergantung pada impor minyak dari kawasan tersebut.
Melansir dari webite Unilad, berikut daftar 11 negara yang paling berisiko mengalami krisis minyak selama terjadinya konflik AS-Iran di Selat Hormuz:
BACA JUGA:Pemerintah Siapkan Skema 4 Hari WFO, 1 Hari WFH Imbas Kenaikan Harga Minyak Dunia
1. Myanmar
Myanmar menjadi salah satu negara paling rentan. Lebih dari 80% pasokan minyaknya bergantung pada jalur Selat Hormuz.
Cadangan minyak diperkirakan hanya cukup untuk sekitar 1 bulan Sangat bergantung pada kelancaran distribusi global
2. Vietnam
Vietnam menghadapi situasi serupa dengan ketergantungan tinggi terhadap impor minyak dari Timur Tengah.
Lebih dari 80% pasokan berasal dari jalur Hormuz Potensi krisis dalam waktu kurang dari 30 hari jika gangguan berlanjut
3. Filipina
Negara kepulauan ini juga sangat terdampak oleh gangguan distribusi energi global.
Sekitar 75% pasokan minyak melewati Selat Hormuz Risiko kelangkaan energi dalam jangka pendek.
BACA JUGA:Dirut BULOG Salurkan Bantuan Pangan Nasional Serentak, 33 Juta Penerima Dapat Beras dan Minyak
4. Singapura
Sebagai pusat perdagangan energi, Singapura memiliki cadangan terbatas.
Cadangan minyak hanya cukup sekitar 40 hari Berpotensi mencari alternatif energi dengan biaya lebih mahal
5. Thailand
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: