Deleg Deleg

Deleg Deleg

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat menyampaikan closing statement dalam acara “The City of Blessings” China-Indonesia Economic and Trade Exchange dan Matchmaking Conference Two Countries Twin Parks, Rabu, 26 November 2025.-Ekon.go.id-Ekon.go.id

Dua sejoli sudah disepakati untuk berjanji sehidup semati. Kini mereka sedang berjuang untuk hidup; semoga tidak keburu mati: Two Countries Twin Parks.

Seperti itulah kondisi ''iklim ekonomi'' kita saat ini. Semangat membangun ekonomi kalah dengan gegap gempita politik.

Tahun pemilu masih jauh tapi persiapannya sudah memakan tenaga: ada yang korupsi untuk menghadapi pemilu, ada juga yang memberantas korupsi sekadar untuk menghadapi pemilu.

Pembangunan "iklim ekonomi" terabaikan. Termasuk program Two Countries Twin Parks.

Sebenarnya ide itu baik sekali. Kita tidak sekadar mengundang investor asing untuk membangun kawasan industri di Indonesia. Sudah banyak industrial park biasa di Indonesia. Tapi belum ada yang dibangun secara khusus: berdasar ''perkawinan kawasan industri''.

Maka dua negara sepakat untuk memulainya: Tiongkok dan Indonesia. Lokasi kawasan industrinya juga sudah ditunjuk: yang di Indonesia berlokasi di Batang, Jateng. Yang di Tiongkok di provinsi Fujian. Kawasan industrinya di dekat ibu kotanya, Fuzhou.

Kalau ide itu terlaksana maka dua kawasan industri itu sebenarnya dibuat ''sepasang''. Setiap pabrik yang di sini punya hulu di sana. Setiap pabrik di sana punya hulu di sini. Tergantung di mana bahan bakunya.

Seandaianya bahan bakunya ada di Indonesia maka proses menjadikan barang setengah jadinya di Batang. Dikirim ke pabrik sejoli yang di sana. Begitu juga sebaliknya.

Sudah dua tahun kelanjutan pembicaraan soal Two Countries Twin Parks ini slow down. Tidak pernah lagi terdengar langkah majunya. Saling tunggu.

Pihak kawasan industrinya sendiri tentu tidak bisa menunggu dan menunggu. Perusahaan apa pun, begitu investasi sudah dikeluarkan, harus berpikir keras kapan mulai ada pemasukan. Terpaksalah kawasan industri mencari pengusaha yang mau membangun pabrik di lokasinya: tidak lagi harus yang sifatnya sejoli. Apa saja diterima. Yang ideal menjadi pragmatis.

Memang banyak masalah yang masih harus dibicarakan di kedua belah negara. Persoalan yang paling nyata adalah ketentuan bea masuk dan pajak ekspor. Two Countries Twin Parks tidak akan ada gunanya kalau tidak ada perlakuan khusus. Tidak cukup dengan tax holiday dan kemudahan perizinan. Harus sampai ke pembebasan bea masuk di kedua sisi.

Itu bukan mustahil. Bahkan mudah. Tinggal menjadikan kawasan industri yang ditunjuk sebagai kawasan berikat (bonded zone). Atau 粘结区. Toh kita sudah punya kawasan seperti itu. Bahkan sudah sembilan lokasi. Mulai dari Medan, Karawang sampai Morowali.

Rasanya sudah lama kita tidak membahas ide-ide pengembangan ekonomi. Perhatian kita terus ke perebutan pengaruh kekuatan dan kekuasaan. Kalau toh masih ada yang seru dalam pembahasan ekonomi itu adalah bahasan tentang Koperasi Desa Merah Putih dan pengaruh MBG pada ekonomi di bawah.

Kita memang harus mengejar ''uceng dalam jumlah yang amat banyak'' tapi tidak boleh kehilangan ''satu deleg''.

Waktu tumbuh besar di desa saya suka cari ikan. Tapi saya tidak pernah tahu ikan yang mana yang disebut ''ikan uceng''. Juga tidak pernah tahu yang mana ikan wader yang lebih besar yang bernama ''deleg''. Tapi Anda pun tahu maknanya: kejar yang kecil kehilangan yang besar.

Tentu yang dikejar koperasi desa Merah Putih adalah uceng, tapi karena jumlahnya sangat banyak bisa lebih bermakna dibanding satu deleg.

Meski begitu tetap saja tidak boleh kehilangan deleg. Agar tidak deleg-deleg –Wilwa pasti tidak tahu makna deleg-deleg dalam bahasa Mandarin.(Dahlan Iskan)


Perusuh Disway--

Komentar Pilihan Dahlan Iskan Edisi 11 Agustus 2026: Kutukan Alam

Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺

KORUPSI DAN HUKUM YANG KELELAHAN.. Yang menarik dari tulisan ini justru bukan banyaknya kasus korupsi. Tetapi banyaknya energi yang dikeluarkan untuk memberantasnya. Sudah 25 tahun. Namun korupsi belum juga kehabisan napas. Malah seperti atlet yang makin sering latihan. Mungkin masalahnya bukan kekurangan hukum. Kita punya banyak pasal. Banyak lembaga. Banyak aparat. Banyak pengadilan. Bahkan banyak ahli hukum. Yang kurang mungkin adalah desain sistemnya. Kalau semua masalah dimasukkan ke keranjang korupsi, keranjang itu akhirnya terlalu berat. Pengadilan Tipikor pun bisa bersidang sampai tengah malam. Negara seperti sedang mengejar korupsi dengan lembur. Karena itu gagasan skala prioritas menjadi penting. Pemberantasan korupsi harus diperlakukan seperti operasi besar. Tentukan sumber penyakitnya. Tentukan targetnya. Tentukan waktunya. Ukur hasilnya. Dan yang paling penting: jangan sampai lembaga pemberantas korupsi justru kehilangan kredibilitas. Sebab dalam pemberantasan korupsi, kepercayaan publik adalah modal utama. Sekali sapunya dianggap kotor, orang bukan lagi bertanya apakah lantainya bersih. Orang justru bertanya: siapa yang membersihkan sapunya?

Hasyim Muhammad Abdul Haq

Adalah cerita lama di masyarakat: Mencegah pencurian, dipasanglah gembok. Eh, gemboknya pun dicuri. Dipasanga alarm, alarmnya juga dicuri. Kemudian dipasanglah CCTV agar tahu siapa yang mencuri gembok dan alarmnya. Eh, CCTV-nya pun dicuri. Petugas pemberantas korupsi melakukan korupsi? Kita sebagai WNI sama sekali tidak kaget.

MULIYANTO KRISTA

"Maling" teriak maling, sembunyi di balik dinding. "Maling" nangkep maling, sembunyi di balik seragam. .. #Njaluk dibanting kabeh. ..

Leong Putu

Mbedah buku anti korupsi menurut saya adalah kegiatan yang paling gak guna di Indonesia.

Ahmed Nurjubaedi

UANG CINTA-- Mengapa tidak lugas saja?/ Aku suka uang/ Lalu belajar keras/ Lalu bekerja sampai akhir batas// Belajar moral atau mengaji/ Supaya tak makan yang bukan hak/ Supaya hati dan jiwa punya empati/ Supaya mau menolong dan berbagi/ Bukan sebagai topeng hawa nafsu// Orang Singapura lebih jujur/ Mengapa belajar hingga tak peduli malam?/ Mengapa bekerja sehari 24 jam?/ Mengapa pilih bayar pajak ketimbang sedekah?/ Mengapa aturan begitu keras ditegakkan?/ Karena suka uang/ Karena biar jelas semua hitungan/ Karena suka kenyamanan// Akui saja penyakit hati/ Agar lebih mudah diobati//

Leong Putu

Mentri agama tersangkut kasus korupsi penyelengaraan ibadah haji. Mentri agama tersangkut korupsi pengadaan kitab "suci. Dua hal di atas, namanya apa?

Kalender Bagus

Pernah ada teman saya dulu, sekitar 20 tahunan yang lalu, mencoba 'mengurus' sesuatu di dinas kesehatan kota tertentu. Saya bilang ke dia, hal itu sulit karena aturan sudah jelas tidak membolehkannya. Jawabannya membuat saya kaget. "Bang, selama ayam masih mau makan jagung, semua masih bisa di atur". Sudah dua puluh tahun berlalu, pepatah itu ternyata masih berlaku. Bahkan sekarang tambah dahsyat. Bukan hanya jagung yang dimakan, tapi juga batubara, sawit, dolar singapur, bahkan emas sebesar puncak monas.

MULYADI PEGE

Murid baru sekolah calon karuptor wajib beli buku ini, karena pasti banyak ilmu korupsi. Spesial testimoni para suhu korupsi

ALI FAUZI

Sayangnya Sugeng Teguh Santoso necis dan klimis. Kalau saja pakai kemeja putih lengan panjang dan pecinya, maaf, agak klowor, dia peris orang NU.

DeniK

Saya baru akan percaya ketika yang memberantas korupsi itu adalah orang dari Tiongkok . Sewa mereka 5 tahun saja .yakin beres . Mohon maaf kalau dari dalam negeri mau oposisi mau koalisi , podo bae .

WASITH channel

Korupsi dalam skala besar itu sudah melanggar HAM, hak-hak rakyat hidup makmur dan sejahtera dirampas para koruptor. Maka sudah pantas para koruptor dihukum mati dan ekspos yang dramatis, agar rasa takut menyelimuti 'calon koruptor ' dan mematikan nafsu korupsinya. Sebab, korupsi terjadi karena dua ada hal: ada keinginan dan ada kesempatan.

Wilwa

Negeri “komunis” memberantas korupsi/ Negeri “agamis” malah marak korupsi/ Agama hanya menjadi bibir yang manis/ Menyembunyikan hati yang berbau amis/ Serakah benci yang tiada pernah habis/ Inilah yang disebut tragis bin ironis/

Jokosp Sp

Segala cara sudah dilakukan untuk memberantas korupsi. Tapi tidak pernah jadi serius, karena pemimpinnya ikut terlibat dalam proses jadinya. Ada Kolusi, Korupsi, dan Nepotisme dalam proses awalnya. Percuma mereka itu ngaku orang beragama, sampai setiap pemilik KTP wajib mencantumkan agamanya. Terus usulnya apa?. "Bikin saja sistemnya ke Komunis. Yang anda paling benci komunis, mereka malah lebih adil dan makmur. Negaranya bersih, bebas dari korupsi. Dan pemimpin mereka bahkan seorang Kristen Ortodok, Buddha, Tao, juga Konghuchu".

Irary Sadar

@Sadewa : Si Bambang Pacul membuka kedoknya sendiri. Bahwa mereka tidak bisa apa-apa tanpa perintah ketua partai. Hahaha.. amsiong lah.

Sadewa 19

Sayang sekali acara bedah buku itu tidak dihadiri para ketua partai. Jumlah mereka nggak banyak. Paling 10 orang. Tetapi merekalah penentu kebijakan di Republik ini. Termasuk kebijakan pemberantasan korupsi. UU tentang Perampasan aset koruptor, maupun hukuman mati bagi para garong negara. Ayolah para ketua partai. Kalian sudah berkuasa 28 tahun sejak reformasi. Apalagi yg kurang. Kalian sudah kaya, hidup sudah makmur. Cukup untuk 7 turunan kalian. Hidup ini singkat. Sudah saatnya berhenti melindungi koruptor. Tidak perlu mengejar sampai ANTARTIKA, mereka ada disekitar anda. Ada di istana, di dapur MBG, di IKN, dimana saja setiap proyek proyek negara. Ayolah para ketua partai. Rakyat menunggu jiwa patriot mu. Rakyat menunggu keberanian mu. Rakyat sudah percaya kepada mu. Pemberantasan korupsi ada di pundak kalian. Bukan di pundak para "korea-korea" yg ada di Senayan.

Wilwa

@AgusS3. Kuliah gratis tafsir gambar/simbol aksara Mandarin from me. 1) 贪 = 今 + 贝. Money 贝 Now 今. Serakah / keserakahan 贪 = korup / korupsi 贪. 2) 污 = 氵+ 亏. Obok-obok 亏 Air 氵. Jadi keruh kotor. 污 = dirt, filth / kotoran (noun/ kata benda) = dirty, filthy, corrupt / kotor, korup (adjective/kata sifat). 3) 贿 = 贝 + 有. Punya/ada 有 duit 贝? >> Bribe / Menyogok, menyuap (verb/ kata kerja). Itu konotasi negatifnya. Konotasi positif dari 贿 adalah wealthy / sejahtera karena punya 有 duit 贝. 贿 = wealth/ kesejahteraan (noun/ kata benda) 4) 赂 = 贝 + 各. Sumut = Semua 各 (urusan musti) uang 贝 (tunai). :):):). 赂 = 贿 = bribe, bribery. Demikian kuliah gratis aksara Mandarin hari ini mengenai korupsi. Semoga menghibur.

Tivibox

Lelucon Gus Dur : Jaman Orla : Korupsinya di bawah meja Jaman Orba : Korupsinya di atas meja Jaman Reformasi : Mejanya dikorupsi

Wilwa

@AgusS3. Kemarin pagi, saya melihat seekor tikus di carport saya. Kondisinya mengenaskan. Tinggal badan. Kepala hilang. Terpotong lehernya. Ini pasti kerjaan “Oggy”, kucing tetangga yang hobi tidur di carport kami. Sejak ada Oggy yang suka patroli malam, tak ada lagi tikus yang berani buang tinja di carport kami. Kucing yang baik. Menangkap dan membunuh tikus-tikus yang menyebalkan itu. Tapi ada juga sih kucing yang melihat tikus lewat tepat di depan kedua matanya, cuek aja dan acuh tak Mengingatkan saya pada aparat hukum di negeri antah berantah.

Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺

PENCURI:POTONG TANGAN, KALAU KORUPSI APANYA YANG DIPOTONG? Dalam hukum Islam, mencuri punya ketentuan yang tegas: Dalam kondisi tertentu dan setelah terpenuhi syarat-syarat hudud, hukumannya adalah potong tangan. Lalu bagaimana dengan korupsi? Korupsi memang mengambil harta secara haram. Tetapi tidak otomatis sama dengan sariqah yang memenuhi syarat hudud. Dalam fikih, korupsi bisa masuk berbagai kategori, seperti ghulul, risywah, khianat terhadap amanah, atau mengambil harta publik secara tidak sah. Karena itu, hukumannya tidak otomatis potong tangan. Nah, muncul pertanyaan iseng. Kalau pencuri memakai tangan untuk mengambil, sedangkan koruptor sering memakai tangan sekaligus otak untuk merancangnya... Apakah otaknya yang dipotong? Tentu tidak. Yang perlu “dipotong” adalah niat, kesempatan, dan keberanian untuk korupsi. Caranya? Hukuman yang tegas, peluang tertangkap yang tinggi, harta hasil korupsi dirampas, dan sistem yang membuat korupsi sulit dilakukan. Sebab koruptor sebenarnya tidak takut pada tulisan: “DILARANG KORUPSI”. Ia takut pada satu kalimat: “TERBUKTI KORUPSI. HARTANYA DIRAMPAS. HUKUMANNYA DIJALANKAN.”

Murid SD Inpres

kalau saya ditunjuk menjadi kepala badan komunikasi RI menggantiken pak qodari dan merangkap menteri penerangan RI menggantiken pak harmoko, 2 hal ini yang akan saya lakuken: 1. propagandaken bahwa korupsi itu setara paham komunis PKI, dan pelakunya setara penganut paham komunis PKI. termasuk saudara-saudara kembar korupsi: pungli, mark-up, mark-down, bribery, extortion, dan akar dari korupsi, yaitu lying / berdusta / berbohong, alias ngibul. 2. propagandakan itu semua sebagai anasir komunis PKI yang pernah membunuh dan menyembelih para ulama Islam di masa lalu, berulang-ulang di setiap hari 24/7/365, di seluruh surat kabar, radio, selebaran, spanduk, reklame, videotron, iklan prime time, interstition ads youtube, pidato kenegaraan, sampai pembicaraan-pembicaraan / cangkrukan di warung-warung kopi dan gorengan, hingga seluruh warga negara RI bergidik ketakutan dan ngeri kalau-kalau keluarganya jadi sasaran tuduh komunis PKI.

Muh Nursalim

"Akan aku gigit dengan caraku". Itu pernyqtaan yang masih terngiang dari presiden sebelum Prabowo. Setelah itu barulah orang paham. apa maksudnya. Orang2 yang reseh digigit. Pakai sapu2 yang telah disiapkan. Maka pemberantasan korupsi adalah proyek.

Murid SD Inpres

he?? utang whoosh itu jadi beneran dibiayai apbn?? saya kira mitos, atau ucapan kentut, ternyata serius?? luar biasa kesaktian ilmu kanuragan dari kota solo...... saya perlu mempertimbangkan masuk jurusan kehutanan kalau sudah besar nanti

Murid SD Inpres

ada berita terbaru sepeda motor honda beat wartawan inews raib ketika diparkir di area gedung kementerian koordinator keamanan ketika dicek via cctv, ternyata cctv tidak mengarah ke area parkir tempat motor tersebut diparkirkan sumber: megapolitan.kompas.com

Irary Sadar

Tugas KPK itu menurut Undang-undang adalah : Pencegahan, Penindakan, Koordinasi, Supervisi, Monitoring dan Eksekusi. Tapi selama KPK mulai bekerja, sejak Taufiqurahman Ruki bekerja tahun 2004, KPK sepertinya gagal dalam hal pencegahan, Monitoring dan Supervisi. KPK hanya bisa melakukan penindakan dan eksekusi yang mana Kepolisian dan Jaksa juga bisa. Jika untuk menangkap dan eksekusi, saya kira KPK tidak perlu ada. Buang-buang biaya. Justru harusnya KPK itu fokus pada pencegahan, Supervisi dan koordinasi, sehingga pelaku korupsi bisa dikurangi. Koordinasi antar lembaga agar oknum yang jiwa pencuri itu takut mencuri uang rakyat. Tapi hasilnya? Nyatanya hampir 20 tahun KPK ada, korupsi di Indonesia tidak berubah sedikitpun. Bahkan tambah banyak. Komisi yang namanya jelas-jelas memberantas, tidak bisa memberantas dan menghapus koruptor. Mungkin ide untuk fokus di lingkungan penegak hukum patut dipikirkan. Sapu yang akan menyapu harus bersih dahulu. Namun apakah KPK berani untuk itu? Sungguh, saya ragu..!

riansyah harun

Seorang pengusaha sejati, begitu dia jatuh, mesti bangkit lagi. Begitu seterusnya sampai dia mapan. Itulah semangat yang terus didengungkan oleh Pak Dahlan Iskan dalam setiap kali memotivasi pengusaha yang baru belajar berusaha. Namun dalam bidang korupsi yang saat ini sudah amat sangat meresahkan sekali bagi orang orang jujur, berintegritas, dan ber hati nurani, sepertinya telah kandas. Se kandas kandasnya. Sudah sulit untuk bangkit lagi ke arah lebih baik. Orang baik, telah ditenggelamkan oleh orang rakus. Jadi bukanlah lagi ditenggelamkan oleh Tambang dan di racuni MBG seperti spanduk Aksi Kamisan Kaltim di CHD pagi tadi. Tapi telah menguburkan harapan anak anak sampai ke dasar laut paling dalam, untuk masa depannya, agar tidak korupsi dan berbuat jahat.

Warok Ponorogo

Ternyata ilmu manajemen ada gunanya juga di pemberantasan korupsi yang makin menjadi. Itupun, kalau pemangku kebijakan masalah korupsi mau mencobanya, sesuai usulan tulisan CHDI hari ini. Ada usulan tambahan kalau ilmu manajemen dipakai untuk mengurai benang ruwet, maaf bukan kusut lagi karena sudah semakin masifnya perkara korupsi di negeri ini. Selain skala prioritas dan target, ada tambahan lagi yaitu punishment dan reward. Fungsi punishment untuk memberikan efek jera pelaku korupsi dan reward bagi penegak hukum dan masyarakat, lewat LSM yang bisa mengungkap perkara korupsi. Dari skala prioritas, diawali dari penegak hukum dulu. Institusi kepolisian, kejaksaan dan lembaga peradilan adalah ujung tombaknya. Sebagaimana "sapu" sebagai alat kebersihan, maka institusi dan lembaga pemberantasan korupsi harus "bersih" baik dari orang orangnya dan lembaganya dari kepentingan politik yang menjurus ke tindakan korupsi. Sedangkan target, bisa diartikan tahapan tahapan yang akan dituju dalam pemberantasan korupsi, dimana tujuan akhir adalah minimnya tindakan korupsi di lembaga penegak hukum pemberantasan korupsi. Sedangkan "punishment dan reward" adalah apresiasi yang diberikan oleh negara berupa hukuman dan penghargaan bagi institusi penegak hukum tindakan korupsi. Untuk menimbulkan efek jera, hukuman perampasan aset pribadi dan aset perusahaan sampai titik terendah perlu dilakukan. Jika memungkinkan, untuk menimbulkan efek ketakutan maka hukuman mati atau seumur hidup diadakan.

yea aina

Pun Anda hidup di negeri nan kaya raya sumber daya alam, bukan jaminan bisa hidup makmur sejahtera. Konon itu akibat korupsi yang merajarela. Hampir semua elemen pelaku pemerintahan, pernah terciduk korupsi. Paling tidak terlibat aktif dalam dunia perkorupsian. Mulai dari APH, birokrat, teknokrat. Pun sampai "rekanan" swastanya juga. Menurut pemikiran awam, yang bukan orang manajemen, itu semua akibat mismanajemen akut. Salah kelola. Swasta yang diberi konsesi mengeruk SDA, sekaligus dijadikan "sapi perah". Anda sudah tahu, siapa saja para "pemerah" itu. Mulai dari pemberi ijin, regulator/pengawas dan APHnya juga. Yang terjadi sekarang bukan kutukan sumber daya alam, tapi pesta pora para "pengelolanya". Rame-rame bancakan SDA.

Tivibox

Korupsi, antara kebutuhan dan keinginan. Kebutuhan adalah segala sesuatu yang diperlukan manusia untuk dapat bertahan hidup, menjaga kesehatan atau membuat hidup lebih layak. Kebutuhan itu mutlak dipenuhi agar tidak mengganggu kelangsungan hidup. Keinginan, itu adalah sesuatu yang ingin dimiliki manusia untuk mencapai kepuasan, pengakuan dan gengsi. Keinginan itu tidak mutlak, ia tak akan menghambat kelangsungan hidup bila tak dipenuhi. Korupsi bisa terjadi karena adanya nafsu memenuhi keinginan yang belum tercapai. Bila itu dipenuhi dengan cara yang tidak benar. Yang namanya keinginan, pastinya tidak terbatas. Punya mobil 1, ingin punya 2. Sudah ada rumah 4 buah, ingin punya 8. Itu semua tidak salah Yang salah itu..... Bila sudah punya istri 1, jangan ingin punya 2 Bisa memicu perang dunia terbuka, di depan mata...

Leong Putu

Sekali saja ada koruptor dihukum door. Selesai itu barang! Simpel. Gak usah bedah buku gak ada guna.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Komentar: 154

  • Laely Awwaly
    Laely Awwaly
  • Johannes Kitono
    Johannes Kitono
  • Juve Zhang
    Juve Zhang
  • Juve Zhang
    Juve Zhang
  • Edi Sampana
    Edi Sampana
    • Irary Sadar
      Irary Sadar
  • Juve Zhang
    Juve Zhang
    • Juve Zhang
      Juve Zhang
  • Murid SD Inpres
    Murid SD Inpres
  • Murid SD Inpres
    Murid SD Inpres
  • Juve Zhang
    Juve Zhang
  • Juve Zhang
    Juve Zhang
    • Irary Sadar
      Irary Sadar
  • Kujang Amburadul
    Kujang Amburadul
  • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    • Wilwa
      Wilwa
    • Wilwa
      Wilwa
    • Wilwa
      Wilwa
    • Wilwa
      Wilwa
    • Wilwa
      Wilwa
  • yea aina
    yea aina
    • Leong Putu
      Leong Putu
    • MULIYANTO KRISTA
      MULIYANTO KRISTA
    • yea aina
      yea aina
    • MULIYANTO KRISTA
      MULIYANTO KRISTA
    • Leong Putu
      Leong Putu
  • ikhwan guru sejarah
    ikhwan guru sejarah
    • Irary Sadar
      Irary Sadar
    • Juve Zhang
      Juve Zhang
  • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    • Irary Sadar
      Irary Sadar
    • yea aina
      yea aina
  • Wilwa
    Wilwa
    • pak tani
      pak tani
  • Leong Putu
    Leong Putu
    • MULIYANTO KRISTA
      MULIYANTO KRISTA
    • Leong Putu
      Leong Putu
    • Leong Putu
      Leong Putu
    • MULIYANTO KRISTA
      MULIYANTO KRISTA
    • Leong Putu
      Leong Putu
    • pak tani
      pak tani
    • Udin Salemo
      Udin Salemo
    • MULIYANTO KRISTA
      MULIYANTO KRISTA
    • Leong Putu
      Leong Putu
    • Leong Putu
      Leong Putu
    • Leong Putu
      Leong Putu
    • MULIYANTO KRISTA
      MULIYANTO KRISTA
  • Tivibox
    Tivibox
  • Juve Zhang
    Juve Zhang
    • Irary Sadar
      Irary Sadar
    • Wilwa
      Wilwa
    • Jokosp Sp
      Jokosp Sp
  • Achmad Faisol
    Achmad Faisol
  • Achmad Faisol
    Achmad Faisol
  • Datuk Diraja Dimyani
    Datuk Diraja Dimyani
  • Wilwa
    Wilwa
    • pak tani
      pak tani
    • Wilwa
      Wilwa
    • Wilwa
      Wilwa
  • pak tani
    pak tani
    • pak tani
      pak tani
  • Tivibox
    Tivibox
  • Tivibox
    Tivibox
  • Wilwa
    Wilwa
  • Leong Putu
    Leong Putu
    • MULIYANTO KRISTA
      MULIYANTO KRISTA
    • Leong Putu
      Leong Putu
    • Datuk Diraja Dimyani
      Datuk Diraja Dimyani
    • Leong Putu
      Leong Putu
  • Sadewa 19
    Sadewa 19
  • Captain Bejo
    Captain Bejo
  • Taufik Hidayat
    Taufik Hidayat
  • Murid SD Inpres
    Murid SD Inpres
    • MULIYANTO KRISTA
      MULIYANTO KRISTA
    • Leong Putu
      Leong Putu
    • yea aina
      yea aina
  • Forsandy Kurniawan David
    Forsandy Kurniawan David
  • djokoLodang
    djokoLodang
  • Murid SD Inpres
    Murid SD Inpres
  • Juve Zhang
    Juve Zhang
    • Irary Sadar
      Irary Sadar
  • Juve Zhang
    Juve Zhang
  • Jokosp Sp
    Jokosp Sp
  • Turrachman Rachman
    Turrachman Rachman
  • Turrachman Rachman
    Turrachman Rachman
  • WASITH channel
    WASITH channel
  • Leong Putu
    Leong Putu
    • MULIYANTO KRISTA
      MULIYANTO KRISTA
    • Leong Putu
      Leong Putu
    • MULIYANTO KRISTA
      MULIYANTO KRISTA
    • Leong Putu
      Leong Putu
    • pak tani
      pak tani
    • Leong Putu
      Leong Putu
    • yea aina
      yea aina
  • Ahmed Nurjubaedi
    Ahmed Nurjubaedi
    • Maman Lagi
      Maman Lagi
  • Jokosp Sp
    Jokosp Sp
  • Lègég Sunda
    Lègég Sunda
  • MULIYANTO KRISTA
    MULIYANTO KRISTA
    • Jokosp Sp
      Jokosp Sp
    • Juve Zhang
      Juve Zhang
    • Leong Putu
      Leong Putu
    • yea aina
      yea aina
    • Leong Putu
      Leong Putu
    • MULIYANTO KRISTA
      MULIYANTO KRISTA
    • yea aina
      yea aina
  • Yugi Porkdelicious
    Yugi Porkdelicious
  • heru pujihastono
    heru pujihastono
  • Imam Subaweh
    Imam Subaweh
  • Jo Neka
    Jo Neka
  • Maman Lagi
    Maman Lagi
  • Fauzan Samsuri
    Fauzan Samsuri
  • Ahmed Nurjubaedi
    Ahmed Nurjubaedi
  • riansyah harun
    riansyah harun
  • Edi Sampana
    Edi Sampana
  • DeniK
    DeniK
  • rid kc
    rid kc
  • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    • Jo Neka
      Jo Neka
  • Jo Neka
    Jo Neka
  • Windarto
    Windarto
    • Wilwa
      Wilwa
  • Jo Neka
    Jo Neka
  • Mpok Dipa
    Mpok Dipa
  • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    • siti asiyah
      siti asiyah
  • alasroban
    alasroban
  • Sugi
    Sugi
  • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    • Irary Sadar
      Irary Sadar
  • Jo Neka
    Jo Neka
  • djokoLodang
    djokoLodang
  • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
  • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
  • Thamrin Dahlan YPTD
    Thamrin Dahlan YPTD
    • Irary Sadar
      Irary Sadar
  • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
  • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    • Maman Lagi
      Maman Lagi
  • bitrik sulaiman
    bitrik sulaiman
  • Denny Herbert
    Denny Herbert
    • MZ ARIFIN UMAR ZAIN
      MZ ARIFIN UMAR ZAIN
    • Jo Neka
      Jo Neka
  • Sandy Arijanto
    Sandy Arijanto
  • Hasyim Muhammad Abdul Haq
    Hasyim Muhammad Abdul Haq
    • Rashad Alvarado
      Rashad Alvarado
    • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
      Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    • Maman Lagi
      Maman Lagi
    • MULIYANTO KRISTA
      MULIYANTO KRISTA
  • Rashad Alvarado
    Rashad Alvarado
    • Rashad Alvarado
      Rashad Alvarado
  • MZ ARIFIN UMAR ZAIN
    MZ ARIFIN UMAR ZAIN
    • MZ ARIFIN UMAR ZAIN
      MZ ARIFIN UMAR ZAIN
  • nur cahyono
    nur cahyono