Mister HH

Mister HH

Bersama dan Heston Harper De Yong di bandara Sam Ratulangi, Manado.--

Di depan gerai Cap Tikus saya disalami penumpang yang akan satu pesawat menuju Makassar. Kami memang sama-sama mengejar pesawat terpagi dari Manado. Di Makassar saya transit menuju Surabaya. Ia transit menuju Bali.

Sampai basa-basi selesai saya masih belum ingat siapa namanya meski ingat wajahnya. Mungkin karena konsentrasi saya ke Cap Tikus.

Saya memang ingin masuk ke gerai Cap Tikus –sebagai ganti tidak sempat mengunjungi pusat pabriknya di Manado.

Saya terpana melihat gerai minuman keras lokal sebagus itu. Elegan sekali. Berkelas. Tidak menyangka Cap Tikus bisa punya gerai istimewa di bandara Sam Ratulangi. Padahal dulunya Cap Tikus hanya dianggap minuman keras ''kampungan'' –yang penting bisa cepat mencapai tujuan: mabuk.

Gerai besar itu kelihatannya dibangun sebagai tanda Cap Tikus memasuki era baru: IPO di pasar modal. Bukan hanya kualitasnya yang jadi sejajar dengan produk internasional, juga pengelolaan perusahaannya: Cap Tikus masuk bursa tahun 2023.

"Saya De Yong," ujar orang yang menyalami saya itu.

Berarti sudah lama saya tidak bertemu De Yong. Ia orang Toraja yang tinggal di Bali. Ia seorang pengacara yang juga aktif di dunia usaha.

"Kenalkan, ini teman saya dari Inggris," ujar De Yong.

Saya pun bersalaman dengan mister itu. Ngobrol. Awalnya sambil berdiri di depan Cap Tikus lalu saya ajak duduk di kursi ruang tunggu.

"Saya ingin podcast dengan mister itu," kata saya pada De Yong.


Dahlan Iskan dan Heston Harper di depan gerai Cap Tikus di dalam bandara Sam Ratulangi, Manado.--

Kebetulan sudah waktunya Dismorning harus on air. Panggilan boarding sudah terdengar. Panggilan pertama. Tapi proses boarding kan perlu waktu setengah jam. Sedang durasi Dismorning juga hanya setengah jam. Kalau saja boarding-nya cepat, Dismorningnya bisa didiskon sedikit.

Saya tertarik mengajaknya podcast dengan alasan yang kuat: ternyata ia punya bisnis charging mobil listrik di Inggris. Nama perusahaannya Gigatons. Sudah mempunyai charging station di 300 lokasi di seluruh Inggris.

Nama mister itu: Heston Harper. Ia sendiri mempersingkat namanya menjadi Double H. Yang juga menarik: perusahaannya di Inggris, tempat tinggalnya di Bali. Sudah 15 tahun Double H menetap di Bali. "Lima anak saya semua lahir di Bali," katanya.

Istrinya orang Bali? Bukan. Istrinya juga wanita bule. Kelahiran Afrika Selatan. Mereka kali pertama bertemu di Thailand.

"Hati saya Indonesia. Saya cinta Indonesia," ujarnya sambil memukul-mukul dada.

Sasa, host Dismorning kaget tiba-tiba dapat narasumber bule. Dadakan. Padahal hari itu Sasa ingin mengajak saya bicara soal Paputungan, lokasi wisata baru dekat Manado yang belum sepenuhnya jadi itu.

Selesai podcast petugas boarding sudah selesai melayani antrean terakhir. Pas sekali. Manajemen waktu yang perfect. De Yong pun menawarkan jasanya: saya diminta duduk di kursinya, ia duduk di kursi saya. Itu agar saya bisa melanjutkan obrolan dengan Double H selama penerbangan Manado-Makassar. Kursi, bagi De Yong, tidak harus dipertahankan mati-matian. Bisa untuk saya duduki.

Sebagai orang yang sukses berbisnis green energy di Inggris Double H juga ingin Indonesia masuk ke dunia solar cell. "Logika sederhananya: kalau di Inggris saja bisa sukses di Indonesia harus sukses besar," katanya. "Di Inggris itu miskin matahari. Di Indonesia cahaya matahari berlimpah-limpah," tambahnya.

Mulailah Double H merancang bisnis solar cell di Indonesia. Ia pun mulai berhubungan dengan birokrasi di Bali dan di Jakarta. Ternyata tidak mudah. Tapi ia tidak menyerah. Ia yakin logika di atas juga dimiliki orang-orang Indonesia: Inggris yang miskin matahari saja ngotot menggalakkan solar cell, mestinya semua orang Indonesia juga punya logika yang sama.

Sulit.

Setelah lima tahun berusaha Double H menyerah. Tidak mau lagi meneruskan proyek solar cell-nya. Sekarang ia sudah melupakannya. Padahal ia punya banyak waktu. Perusahaannya yang di Inggris lebih banyak diurus oleh adiknya. Itu memang perusahaan peninggalan almarhum ayah mereka. Generasi keduanya berhasil membuat perusahaan itu kian maju.

"Sering ke Manado?" tanya saya.

"Kalau ke Manado naik pesawat baru sekali ini," jawabnya. "Kalau naik kapal sudah sering," tambahnya.

Mister Double H ternyata seorang pencinta laut. Ia sudah biasa naik kapal pinisi ke berbagai kota di Indonesia Timur. Ia pernah dari Bali ke Manado lewat Wakatobi. Pernah juga lewat Ternate. Lewat mana saja. Kapal pinisi adalah kendaraan umumnya.

"Sejak kapan mulai cinta laut?"

"Masa kecil saya di pinggir laut," jawabnya.

"Kan, Anda tadi bilang lahir di London Barat. Tidak jauh dari markas Chelsea...."

"Memang, tapi masa kecil saya di Uni Emirat Arab," katanya.

"Jadi, Anda bisa bahasa Arab?" tanya saya dalam bahasa itu.

Ia pun menjawab dalam bahasa Arab.

Kepindahannya ke UAE diajak orang tuanya yang kembali berjuang dari titik nol. Saat meletus perang Yom Kippur (Israel lawan Mesir) tahun 1973 ayahnya bangkrut. Perangnya di gurun Sinai, yang bangkrut di Inggris. Waktu itu terusan Suez ditutup. Pasok energi mampet. Bisnis ayahnya ikut sulit.

Sang ayah digambarkan sangat miskin. Sampai waktu remaja berhenti sekolah: belajar bekerja. Lalu ikut bengkel pembuat huruf untuk identitas toko. Ia pun menjadi ahli. Lalu bikin perusahaan sendiri. Terus berkembang. Sampai menjadi yang terbesar di Inggris di bidangnya.

Setelah bangkrut sang ayah mengajak anaknya ke Amerika. Jadi imigran di sana. Di Amerika sang ayah bertemu dengan teknologi baru: solar cell. Ternyata nun di tahun 1970-an Amerika sudah punya industri solar cell. Aneh. Sekarang dilindas Tiongkok.

Sang ayah jatuh cinta pada solar cell. Itu karena sang ayah sangat membenci minyak bumi: gara-gara tergantung pada minyak bumi begitu terusan Suez ditutup usahanya bangkrut. Sang ayah yakin masa depan energi dunia ada di tenaga matahari.

Ayah Double H pun mendalami seluk beluk solar cell. Lalu berusaha untuk menjadi pemegang lisensi teknologi solar cell Amerika untuk Timur Tengah. Logikanya, di Arab banyak matahari. Logika itulah yang membawa mereka ke Uni Emirat Arab.

"Ayah saya membangun rumah di Ras Al Khaimah," katanya. Itu kota terkenal yang terletak di pantai indah dekat Dubai. Di situlah masa kecilnya. Ia menjadi akrab dengan laut.

Bahkan ia menjadi akrab dengan anak-anak Arab sesama teman sekolahnya. Salah satu teman sekelasnya kini jadi penguasa di negara itu. Kalau ia ke UEA sudah punya network penting di sana.

"Rumah ayah saya di Al Khaimah menjadi rumah pertama yang menggunakan solar cell," ujar Double H.

Lewat solar cell itulah sang ayah menemukan bisnis baru. Sebenarnya logika itu tidak ketemu: harga minyak di sana sangat murah. Melimpah. Sedang solar cell masih sangat mahal. Apalagi di tahun-tahun 1980-an.

Tapi sang ayah melihat ceruk dalam yang tidak dilihat orang lain. Di sana minyak mentah itu dialirkan lewat pipa yang panjangnya ribuan kilometer –melalui gurun pasir pula. Jauh dari sumber listrik. Padahal di setiap sambungan pipa memerlukan perawatan khusus. Di setiap sambungan itulah sang ayah membangun listrik tenaga matahari.

Tiba di generasi kedua harga solar cell kian murah. Pun harga baterai. Kalau dilihat dari kacamata tahun 1980-an harga solar cell dan baterai saat ini sama dengan tidak ada harga lagi.

Generasi kedua Gigatons juga melihat mobil listrik mulai lahir di bumi. Itu berarti memerlukan charging station. Gigatons membangunnya di Inggris. Awalnya dianggap gila tapi sekarang neracanya sudah biru.

"Sekarang ini sudah ada 3 juta mobil listrik di Inggris," katanya.

Ia ingat awal-awal merintis bisnis charging: betapa sulitnya. Betapa lambat perkembangan mobil listrik di Inggris. Apalagi setelah subsidi mobil listrik dicabut.

Tapi belakangan perkembangan itu meroket. "Awalnya untuk mencapai lima persen pertama diperlukan waktu 10 tahun. Tapi setelah mencapai lima persen untuk ke-25 persen hanya perlu waktu 5 tahun," ujar Double H.

Hebatnya, charging milik Gigatons dipasok dari listrik tenaga matahari. Untuk itu Gigatons punya ''perkebunan'' solar cell sendiri. Solar farm-nya tidak harus berdekatan dengan stasiun charging-nya. Di sana itu memungkinkan. Transmisi listrik milik swasta. Pemilik bisa menyewakan atau menjual sebagian kapasitasnya untuk orang lain.

Misalnya: transmisi itu bisa mengalirkan listrik 100 MW. Bisa saja pemiliknya menjual ''kapasitas'' yang 10 MW ke orang lain. Yang 20 MW lagi ke orang lain lagi, dan seterusnya.

Itu yang tidak bisa terjadi di Indonesia: semua transmisi milik PLN. Tidak ada aturan yang bisa memperbolehkan PLN menjual atau menyewakan kapasitas transmisi. Inilah salah satu faktor yang membuat tenaga surya kurang berkembang di Indonesia. Mau tidak mau produsen listrik tenaga surya harus menjual listrik ke PLN. Ini yang juga tidak mudah.

Gigatons tidak sekadar menyewa jaringan. Ia membeli kapasitas jaringan. Dengan cara itu Gigatons bisa mengalirkan listrik dari solar farm-nya sendiri ke charging station miliknya sendiri lewat transmisinya sendiri.

Negara itu untuk bisa maju ternyata punya syarat: pemerintahnya punya logika yang sama dengan akal sehat rakyatnya. (Dahlan Iskan)

Komentar Pilihan Dahlan Iskan Edisi 20 September 2026: Doa Mahjong

Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺

INTEL?? Pak Hasyim, ini baru gawat! Selama ini kita mengira Gathering Perusuh #6 adalah acara silaturahmi murni. Ternyata bisa jadi operasi intelijen terselubung. 1) Jangan-jangan yang paling banyak diam justru sedang mencatat. 2) Yang paling banyak tertawa sedang merekam. 3) Yang paling sering bertanya sedang mengorek informasi. 4) Dan yang sibuk foto-foto… mungkin sedang mengumpulkan barang bukti! ### Mulai sekarang kita harus hati-hati. 1) Jangan sembarang ngomong dan komentar. 2) Jangan sembarang kirim WA. 3) Jangan sembarang foto. 4) Bahkan kalau mau ke toilet pun… perlu lihat kiri-kanan dulu! ### Tapi ada satu masalah besar. Kalau benar ada intel di antara Perusuh, saya yakin intel itu sekarang juga sedang bingung. Sebab setelah mendengar obrolan kita, dia mungkin menyimpulkan: “Ini bukan kelompok berbahaya. Ini kelompok yang kebanyakan ngomong!”

Johannes Kitono

Bro Jo Neka, Anda termasuk cucu yang berbakti. Ketika Apo saya usia 90 tahun masih hobby pasang no buntut. Anak mantunya ngomel ngomel. Tapi justru kasih modal 200 rb. Biar Apo setiap hari menyimpan harapan tepat nomor tebakkannya. Tentu menunda pikun. Beta jadi populer karena dibilang cucu yang baik dan berbakti he3

Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺

CAP TIKUS, NAMA YANG TERNYATA "NYATA" "ADA".. Lima puluhan tahun lalu, ketika masih di Indonesia Timur, saya sudah sering mendengar orang menyebut minuman keras Cap Tikus. Dalam bayangan saya waktu itu, Cap Tikus hanyalah istilah untuk minuman keras “nonmerek”. Buatan sendiri. Entah diracik di mana. Yang penting diminum, lalu kepala mulai punya pendapat sendiri. Ternyata saya keliru. Cap Tikus benar-benar ada. Bahkan punya nama, sejarah, dan pabrik. Ironisnya, saya baru tahu kenyataan itu setelah hampir 50 tahun berlalu. Berarti selama ini saya bukan tidak mengenal Cap Tikus. Saya hanya mengenalnya sebagai legenda, bukan sebagai produk.

mario handoko

selamat siang bp thamrin, bp agus, bp em ha, bp mul, bp lp, bp haji jokosp, bp jo dan teman2 rusuhwan. meja mahjong seperti terlihat di ilustrasi chd. di toko oren, dijual seharga 11 - 20 juta an per set. 1 meja mahjong. bisa dimainkan oleh 3 sd 4 orang. seperti yg ditulis abah. mumpung sedang musim mahjong. dan banyak teman abah yg chindo, atau yg china original berkunjung ke dic farm. tentu cocok bila ada 1 atau 2 meja mahjong di lantai dasar rumah manado dic farm. lumayan banget bila uang 5 juta per hari dari emak teman abah. bisa nyangkut ditabungkan di dic farm. bagaimana bila nanti musim mahjong sudah lewat? gampang. saat reuni berikut. lungsurkan saja meja nya ke rusuhwan cah darjo.

Bahtiar HS

Kung @Agus SIII, Kemarin intelnya sudah ngaku di Pacet. Sebab terperangkap dengan pertanyaannya sendiri ke Abah. Pertanyaan agak rahasia yg disimpannya sejak sekian tahun lalu pas Abah menjadi sesuatu, lalu bertemu orang penting, yg orang penting ini punya pengawal, salah satunya beliau (saat itu). Nah, Abah menceritakan apa adanya peristiwa itu. Lalu ditanya balik, Anda siapa waktu itu? Maka karena Abah blak-blakan, ia pun membuka rahasia dirinya. Ia seorang "anggota". Temen2 langsung berucap, wah ada intel di antara kita. :))

Taufik Hidayat

Omon omon soal mahjong, kebetulan saya lagi di Hongkong … di sini banyak tempat main mahjong. Judi sebenarnya dilarang Di HKG, karena itu kasino tidak ada, yg Ma judi silakan ke Makau. Tapi kalau tempat main mahjong banyak, apa lagi di jalan jalan sempit di antara Jordan, Yau Ma Tei dan Mongkok. Di depan pintu ada tulisan larangan untuk anak anak di bawah 18 tahun. Karena saya baru 17 tahun saya tidak boleh masuk. He he.. Tapi kalau nak bus atau MTR saya punya kartu khusus elderly, jadi diskon 50 persen .. He he

Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺

SSST.. Saya tidak minum minuman keras. Karena kalau keras, bagaimana cara "minum"nya.. Tapi saya serinh minum "bir". Yaitu bir "pletok". ### Bir khas Betawi..

heru santoso

Jika Bli Leong dikasih modal 5 juta setiap hari , saya tidak bisa banyankann perjudian apa yang dilakukann .....selain angan-angan untuk nikah lagi yang tidak pernah ada keberanian itu.

Jo Neka

Nenek saya mati di umur 111tahun lebih.Entah dia keturunan yang ke berapa.Dia sangat aktif.Sayang dia beranjak tua di jaman Orba.Di mana segala sesuatu yang berhubungan dengan budaya China.Hilang.Kami cucu2 sedih.Bagaimana agar beliau jangan cepat pikun dan kehilangan logika.Ketemu caranya.Kami mencampur biji kacang hijau dengan beras.Setelah dia melihat.Pasti dia akan mengomel.Kulan ajal.Siapa yang mencampul ini.Mulai dia membersihkannya.Pola ini berlangsung cukup lama.Sampai Gus Dur menjadi presiden.Dan anda sudah tahu situasi politik saat itu.Bebas..Sayang beliau justru sudah tidak bisa duduk lama bermain mahyong.Itulah kehidupuan.Cinta dan Benci itu hanya soal rasa.Rasa di hati..

Sadewa 19

Seorang profesor ekonomi menantang calon ibu mertuanya untuk bermain Mahjong. Namanya Rachel, ia melakukan itu karena Eleanor, Ibu dari pacarnya si Rachel tidak setuju ia berpacaran dengan anaknya. Pacarnya si Rachel ternyata anak orang paling kaya di Singapore. Suami Eleanor Pemilik berbagai macam bisnis, dari properti sampai penerbangan. Sedangkan Rachel bukan orang have, bukan siapa siapa. "Permainan Mahjong, mengajarkan strategy, fokus dan kerjasama, itu yg diajarkan Ibu saya"..kata Rachel memulai. Eleanor pun bilang "Ibu saya juga mengajarkan hal itu, kamu nggak usah menggurui saya". Akhirnya mereka bermain Mahjong. Sambil bermain, Rachel cerita kalau dia baru dilamar anaknya Eleanor. "Tidak usah khawatir, saya tolak lamaran anak ibu". Rachel.menenangkan. "Meskipun saya sangat mencintai anak Ibu, saya tidak ingin jika ia menikahi saya maka ia harus memilih antara saya atau keluarganya. Saya tidak ingin ia kehilangan Ibunya". Kata Rachel. Eleanor diam termenung. "Nanti, kalau suatu saat anak ibu menikah dengan wanita yg layak menurut anda, ingatlah itu semua karena pemgorbanan saya hari ini. Seorang yg miskin, dibesarkan oleh single mom, imigran dan bukan siapa siapa". Kata kata terakhir Rachel untuk Leonor. Sekaligus membuka dadu Mahjong dan memenangkan permainan itu. Rachel meninggalkan Eleanor yg masih tertegun di depan papan Mahjong. (Crazy Rich Asia Film, 2018)

djokoLodang

-o-- DisMorning pagi tadi, Abah bilang lupa jumlah kartu remi. *) Pada hal pak DI Ketua Umum GABSI 2010-2014. Kok bisa jadi Ketua, ya? Apa belum pernah main "bridge"? Kartu yang dipakai main bridge itu kan kartu remi. --0-

Herry Isnurdono

Salah satu ciri Abah DI yg tidak setiap orang melakukan, mungkin karena malu atau malu2 in, yaitu mau dan tidak malu utk membawa/membungkus makanan yg disediakan/tersedia, utk dimakan ditempat acara, tapi dibawa pulang atau utk bekal diperjalanan. Entah dimakan di mobil/di pesawat/di bandara. Alasannya sangat lapar, sangat tertarik dan yg jelas tidak perlu keluar uang utk sekedar jajan, beli makanan di bandara yg terkenal sangat mahal. Nasi kuning Makassar dibungkus dan dibawa ke bandara utk dimakan sambil nunggu pesawat atau makan di pesawat. Kejadian tsb tidak hanya sekali tapi sering dan menjadi kebiasaan. Jadi dulu sewaktu menjadi Menteri BUMN, tahulah begitu repotnya ADC Menteri BUMN nya. Pikir sang ADC, ini Menteri koq 'ngisin-isini. Padahal Dana Taktis Menteri Rp. 200 juta an. Jadi Abah DI bisa kaya raya itu karena pintar berhemat, dan sedikit pelit. Rahasianya modal 'Rai Gedhek/Muka Tembok.

Bahtiar HS

Kota paling timur Indonesia yg sdh saya kunjungi adalah kota Manado. Duluuu sekitar tahun 2007 saat menjajaki kemungkinan pasang radar di sekitar Sulut, antara Manado dan/atau Bitung. Pas pejabat TNI AL waktu kumpul semua di Manado krn ada acara International Sail Bunaken atau apa gitu. Saya waktu itu bersama kolega dari perush main contractor. Orang Cindo. Orgnya baik. Nah pesan beliau yg msh sy ingat begitu menginjakkan kaki di Manado: "Pak Bahtiar mesti hati2 di Manado ini. Kalau ada yang mengajak minum-minum, apalagi di hotel atau kafe, itu biasanya minum minuman keras. Krn di Manado ini hampir semua hotel dan kafe, bahkan warung2 sedia minuman keras. Org sini biasa minum minuman keras." Begitu pesannya. Mungkin krn tahu kalau saya termasuk anak sholeh wkwkw. Padahal beliau sendiri ya minum yg cap Tikus itu. Atau yg gambar botolnya orang bertopi itu. Tapi dia msh solider sama teman yg tidak boleh minum itu karena hukumnya haram menurut keyakinannya dengan mengingatkan. Alhamdulillah selama di Manado semingguan, saya hanya sekali bertemu dg para pihak di kafe. Dan teringat pesan teman saya itu. Dan benar suguhan minumannya bir. Seingat saya, saya pesen teh hangat atau bir putih: air mineral. Sampai sekarang belum kesampaian pergi ke kota lbh timur lg dari Manado. Mudah2an bisa ke Labuhan Bajo. Atau Raja Ampat. Suatu saat. Siapa tahu Gathering Perusuh ke #7 di Malay. Ke #8 bisa di Labuhan Bajo atau Raja Ampat. Apalagi gratis pisan wkwkw.

Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺

PERMAINAN MAHJONG YANG "ASLI".. Mahjong yang asli bukan seperti yang dulu saya bayangkan: empat orang, dadu, lalu uang berpindah tangan. Mahjong tradisional berasal dari Tiongkok. Dimainkan empat orang. Set tradisional umumnya terdiri dari 144 keping. Ada tiga kelompok angka, yaitu bambu, lingkaran, dan karakter. Ditambah keping angin, naga, serta keping bonus. Yang menarik adalah tradisinya. Mahjong bukan sekadar permainan. Ia menjadi bagian dari pergaulan keluarga dan komunitas. Orang duduk berhadapan. Mengobrol. Minum teh. Tertawa. Kadang berdebat kecil. Permainan selesai, hubungan tetap berjalan. Dalam tradisi Tionghoa, permainan seperti Mahjong juga sering hadir dalam suasana Tahun Baru Imlek dan pertemuan keluarga. Jadi, mungkin Mahjong memang lebih tua daripada istilah “musim Mahjong”. Yang baru sebenarnya bukan permainannya. Yang baru adalah cara kita mengemasnya.

Juve Zhang

Tiongkok saya kagum walaupun tidak banyak yg beragama melarang Kasino....sangat tepat sekali....Casino tempat kumpulnya orang tak produktif hanya main rolet atau poker atau mesin judi lainnya....sangat tidak produktif dan dilarang di Tiongkok....suhu Deng Xiaoping ingin rakyat nya produksi yg manfaat bukan muter-muter dadu main duit .... Tiongkok layak sekarang kaya raya karena dari dulu menolak Casino itu judi racun masyarakat dan orang harus nya kaya raya dari otak nya yg produktif.... Sekarang konon terkaya di Asia itu pemilik Tik tok anak muda sekali idenya menciptakan tiktok di apartemen sederhana nya....itu yg Tiongkok mau silakan kaya raya dari kreativitas otak....pemilik Deep Seek pun anak muda sudah kaya raya dari perusahaan nya deep seek di bidang AI....dan banyak Milyuner baru Semua dibidang teknologi umumnya....ini jelas sangat membantu artinya pemerintah memberi kebebasan berlomba menciptakan teknologi atau kreasi kelas dunia ....jangan orang main judi seharian buang buang waktu dan kecanduan.....

Jokosp Sp

"Diberi air putih setengah liter oleh Nova". Sik.......benerkah ini Abah?. Setahu saya tidak ada kemasan air minum pas 500 ml (setengah liter)....?. Yang ada di pasaran rerata dari 220 ml, 330 ml, 550 ml, 600 ml, 750 ml, 1,500 ml yang bisa ditenteng-tenteng. Kalau setengah liter (500 ml) berarti ada yang sudah minum sebagiannya, yang 100 ml dong?. Terus siapa?. Pasti tutupnya sudah tidak tersegel waktu diserahkan. Dan ada tinggalan bekas lipstik punya Nova di bibir botolnya?. Bener ndak Abah?. Kalau bekas lipstik, Utup Ngoel saja pasti mau dikasih.....:) :) :)....

Johannes Kitono

Adiksi Mahyong. Saat ini sedang trendy permainan Mahyong dimana mana. Pernah diajak teman belajar main Mahyong. Katanya biar tidak pikun dan bisa tidur nyenyak. Sebenarnya Mahyong itu sejenis judi made in China seperti Cheki empat warna. Dulu dikota Sanggau ada beberapa keluarga yang hobby Mahyong. Jumlah taruhan memang tidak sebanyak seperti Poker. Tapi kalau sudah ketagihan atau Adiksi. Bisa 2 a 3 hari duduk bertahan dikursi Mahyong. Sampai lupa bisnis dan urus anak isteri. Kalau main Mahyong sekedar killing time seperti dilakukan ibu ibu dikota. Itu ok ok saja asal jangan sampai Adiksi. Ketika masih kost di Pontianak.Setiap siang kamar sebelah dijadikan kasino Ceki/ Siset oleh ibu ibu. Selalu ribut soal sudah Pung atau belum. Akhirnya beta kasih formula berasal rumus Deret Hitung dan deret ukur Aljabar. Damai di kamar kasino dan tidur siang tidak terganggu. Semoga Semuanya Hidup Berbahagia.

Jokosp Sp

Ditanyakan Abah ke pemilik pembuat minuman cap tikus itu. Kenapa sering terjadi dan terekspose kematian untuk mereka yang melakukan pesta pakai minuman cap tikus itu?. Apakah karena dioplos dengan bahan lain, misal dengan racun tikus, baygon atau obat nyamuk bakar?.

istianatul muflihah

Hari ini timeline berita ramai membagikan potongan video seorang kiai yang berpidato dengan penuh semangat. Usianya sudah 79 tahun. Tapi isi pidatonya sangat on point. Jagat sosial media ramai ramai memberi sambutan meriah. Komentar komentar ramai mengacungi jempol tidak hanya untuk keberaniannya, namun juga muatan yang disampaikan. "Yang tidak punya nama, akan cari nama. Yang tidak punya muka, akan cari muka. Yang tidak punya ijazah, akan cari ijazah." Keberanian adalah barang yang kian hari kian langka. Seperti kata Syahrir, "Idealisme adalah harta pemuda yang paling berharga." Sebab setelah itu, hidup datang dalam bentuk bentuk yang tak terduga. Tagihan yang terus melaju seperti struk belanja yang tidak bisa di setop, misalnya. Maka, menyimak keberanian. Kalimat blak blakan. Dalam forum yang dihadiri ribuan orang, tetap menyetrumkan semangat yang semarak. Sekalipun koreknya ketinggalan, apinya sudah menyala nyala.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Komentar: 13

  • Momon Atun
    Momon Atun
  • alasroban
    alasroban
  • Sony Hariyanto
    Sony Hariyanto
  • Jo Neka
    Jo Neka
  • Hasyim Muhammad Abdul Haq
    Hasyim Muhammad Abdul Haq
  • Hasyim Muhammad Abdul Haq
    Hasyim Muhammad Abdul Haq
  • Hasyim Muhammad Abdul Haq
    Hasyim Muhammad Abdul Haq
  • Nusantara Hijau
    Nusantara Hijau
  • Tivibox
    Tivibox
  • ra tepak pol
    ra tepak pol
  • Tivibox
    Tivibox
  • MZ ARIFIN UMAR ZAIN
    MZ ARIFIN UMAR ZAIN