“Itu kebodohan kita,” tegas Purbaya.
Purbaya juga mengungkapkan bahwa pihaknya akan memikirkan persalahan tersebut sehingga dapat membantu pelaku UMKM.
Salah satu pelaku UMKM tersebut juga meyampaikan jika sebagai importir seharusnya tidak boleh merangkan sebagai retailer, karena jka ini terjadi, dari hulu sampai hilir mereka kuasai.
BACA JUGA:Sinopsis The Koreans, Drama yang Dibintangi Lee Byung Hun Siap Tayang 2027
BACA JUGA:Wujudkan Komitmen ESG, Nuon Dorong Gaya Hidup Berkelanjutan melalui Program ‘Thrift & Give’
“Ini semua merek elektronik, semua mereka direck sendiri, jadi semua pembeli larinya ke mereka,” tambahnya.
Tidak hanya itu, hampir semua peserta yang ambil bagian dalam live pada bersama Purbaya pasca lebaran tersebut berebutan untuk dapat menyampaikan aspirasi serta keluhannya.
“Wah nambah lagi tu PR pak Purbaya,” ciletuk salah satu peserta.
Menurut salah satu peserta menyampaikan jika sebelumnya aliran barang, dari principal, kemudian ke distributor lalu ke pdagang besar dan ke pedagang eceran.
“Sekarang tidak ada lagi, mereka yang produksi dan mereka juga yang jualan sendiri,” paparnya.
BACA JUGA:Telkom Gandeng Mitra Global untuk Akselerasi Transformasi Digital Bank Pembangunan Daerah
Purbaya menjanjikan akan segera memberskan permasalahan ini serta segera melakukan pembenahan dan menyayangkan saat penjualan tokopedia yang dijual ke pihak luar bukan ke pihak dalam negeri.
“Nanti saya beresin, saya coba cek, itu kesalahan, harusnya kita tidak kasih market keluar dan tidak boleh di jual,” paparnya.