Catatan tersebut memperkuat statusnya sebagai legenda klub dan ikon global sepak bola.
Carragher juga memuji daya tahan fisik Salah yang luar biasa.
Dengan rata-rata lebih dari 48 pertandingan per musim, pemain asal Mesir itu dikenal jarang absen dan selalu tampil di level tertinggi.
Menurutnya, mentalitas untuk selalu bermain menjadi salah satu kualitas yang membedakan Salah dari pemain lain.
Meski akan menjalani laga terakhir di Anfield, Carragher percaya Salah mengincar perpisahan yang lebih besar.
BACA JUGA:Manchester United Terlilit Utang Rp9,4 Triliun, INEOS Jual 5 Pemain Bintang
Ia berharap sang bintang bisa membawa Liverpool melangkah jauh di Liga Champions, termasuk menghadapi Paris Saint-Germain.
“Jangan pernah meragukan kemungkinan perpisahan sempurna,” ujar Carragher.
Kepergian Mohamed Salah akan meninggalkan lubang besar di Liverpool dan Premier League.
Namun, warisan yang ia tinggalkan baik dari segi statistik, konsistensi, maupun pengaruh akan terus dikenang sebagai salah satu yang terbesar dalam sejarah sepak bola Inggris.