JAKARTA, DISWAY.ID-- Lonjakan penumpang terjadi pada layanan kereta cepat Whoosh pada arus balik Lebaran Idul Fitri 1447 H. Mayoritas rute dari arah Bandung menuju Jakarta.
General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, menyebut seluruh tiket keberangkatan dari Stasiun Padalarang pada siang hingga malam hari habis terjual. Adapun jumlahnya mencapai 24 ribu ludes terjual dalam sehari.
BACA JUGA:Warisan Mohamed Salah di Premier League Dinilai Lebih Besar dari Cristiano Ronaldo
Jadwal mulai pukul 13.23 WIB hingga keberangkatan terakhir pukul 21.23 WIB tak menyisakan kursi kosong.
“Pergerakan penumpang kembali ke Jakarta terlihat sangat signifikan setelah libur Lebaran. Whoosh menjadi pilihan karena menawarkan kecepatan dan kenyamanan,” ujar Eva dalam keterangannya, Rabu 25 Maret 2026.
Secara keseluruhan, arus perjalanan menuju Jakarta mendominasi. KCIC mencatat lebih dari 14 ribu penumpang berangkat dari Stasiun Padalarang dan Tegalluar Summarecon menuju Stasiun Halim dalam satu hari.
BACA JUGA:Buktikan Manfaat Madu Herbal Ini, Bantu Perawatan Kesehatan Pasien Kanker
Berdasarkan data per stasiun, Padalarang menjadi titik keberangkatan tersibuk dengan sekitar 11 ribu penumpang.
Disusul Stasiun Halim dengan 8 ribu penumpang, Tegalluar Summarecon sebanyak 4 ribu penumpang, serta Karawang sekitar 800 penumpang.
KCIC mengimbau calon penumpang untuk merencanakan perjalanan dengan baik, termasuk datang lebih awal ke stasiun.
Proses boarding ditutup lima menit sebelum jadwal keberangkatan, sehingga keterlambatan berpotensi membuat penumpang tertinggal kereta.
BACA JUGA:Demi Senyum Sang Buah Hati, Ayah Ini Tebus Janji Liburan ke Ancol Usai Lebaran
Selain itu, penumpang dari Bandung dan Cimahi disarankan memanfaatkan layanan kereta api feeder menuju Stasiun Padalarang.
Layanan ini dinilai lebih efektif untuk menghindari kemacetan di jalan tol sekaligus memastikan perjalanan lebih tepat waktu.
“Penggunaan feeder sudah terintegrasi dengan jadwal Whoosh, sehingga bisa menjadi solusi agar perjalanan lebih lancar,” kata Eva.