Ustaz Abdul Somad Ungkap Arti Halal Bihalal yang Sebenarnya, Ternyata Bukan Tradisi Arab

Senin 30-03-2026,10:54 WIB
Reporter : Risto Risanto
Editor : Risto Risanto

Dengan kata lain, halal bihalal menjadi momentum untuk memperbaiki hubungan antarsesama manusia yang mungkin sempat terganggu.

BACA JUGA:5 Contoh Sambutan Halal Bihalal 2026 untuk Kantor hingga RT, Singkat dan Inspiratif

Hubungan dengan Allah dan Sesama Manusia

Dalam penjelasannya, Ustaz Abdul Somad juga menekankan perbedaan antara hubungan manusia dengan Allah dan hubungan antar manusia.

Selama bulan Ramadan, umat Muslim telah memperbaiki hubungan dengan Allah melalui ibadah seperti puasa, salat tarawih, hingga salat taubat. Dalam ajaran Islam, dosa kepada Allah dapat diampuni melalui taubat yang sungguh-sungguh.

Namun, berbeda halnya dengan kesalahan kepada sesama manusia. Dosa tersebut tidak cukup hanya dengan taubat, tetapi harus disertai dengan permintaan maaf secara langsung kepada orang yang bersangkutan.

Dari sinilah muncul esensi halal bihalal. Tradisi ini menjadi sarana untuk saling memaafkan, membersihkan hati, dan membuka lembaran baru setelah Ramadan.

Bahkan, dalam konteks kehidupan sehari-hari, halal bihalal dapat menjadi solusi untuk meredakan konflik, mempererat persaudaraan, dan menciptakan suasana harmonis di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

Kategori :