Kusumo juga menyoroti lokasi SPBE yang berada sangat dekat dengan permukiman warga. Menurut dia, hal ini akan menjadi bahan evaluasi bersama instansi terkait.
“Ini memang terlalu dekat dengan permukiman masyarakat. Nanti akan dikomunikasikan dengan dinas terkait,” ujarnya.
Dalam peristiwa tersebut, tangki gas berkapasitas besar dilaporkan tidak ikut terbakar karena sistem pengamanan berfungsi dengan baik.
“Yang 50.000 ton itu tidak ikut terbakar karena hidran air dan pemutus arus berjalan dengan baik. Yang terbakar adalah angkutan sekitar 15.000 ton,” jelas Kusumo.
Meski demikian, kebakaran tetap menyebabkan kerusakan pada sejumlah rumah warga, kios pedagang, serta kendaraan di sekitar lokasi.
"Kerugian masih didata. Tetapi kalau kita lihat ada rumah, kios-kios pedagang, serta kendaraan roda dua dan roda empat yang terdampak,” katanya.