JAKARTA, DISWAY.ID – Sejak masuk Pentagon, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth, belasan jenderal Amerika dipecat.
Adapun yang terbaru yang dipecat oleh Menteri Pertahanan tersrbet adalah Kepala Staf Angkatan Darat Randy George.
Kabar dari media internasional menyampaikan Hegseth meminta George untuk mengundurkan diri dari jabatannya di tengah rencana Trump untuk melakukan serangan darat ke Iran.
Serangan tersebut disampaikan oleh Donald Trump selaku Presiden Amerika beberapa waktu lalu untuk untuk segera menguasai Iran setelah bersama Israel melancarkan serangan udara secara besar-besaran sejak akhir Februari.
BACA JUGA:Trump Minta Negara Lain ‘Rampok’ Minyak di Timur Tengah: Kalau Gak Berani Beli ke Kami, Stok Banyak!
Juru bicara Kepala Pentagon Sean Parnell mengatakan dalam sebuah pernyataan di media sosial bahwa George akan segera pensiun dari jabatannya sebagai Kepala Staf Angkatan Darat ke-41.
Dalam sistem jabatan angkatan bersenjata Amerika, biasanya Panglima Angkatan Darat menjalani masa jabatan empat tahun.
George adalah perwira militer karir yang lulus dari akademi militer West Point dan menempati jabatan tersebut saat masa pemerintahan Joe Biden pada 2023.
Sepanjang kariernya, George pernah bertugas sebagai perwira infanteri dalam Perang Teluk pertama dan konflik baru-baru ini di Irak dan Afghanistan.
Pihak pemerintahan Amerika sendiri juga tidak menjelaskan alasan yang leboh detil kenapa George diminta mengundurkan diri dari jabatannya.
BACA JUGA:Demo ‘No King’ Tuntut Pemecatan Trump, Jutaan Warga Amerika Penuhi Jalanan Kota-kota Besar
“Kami berterima kasih atas pengabdiannya, namun ini adalah waktunya untuk perubahan kepemimpinan di Angkatan Darat,” kata seorang pejabat senior pertahanan yang tidak disebutkan namanya seperti dilansir dari CBS.
Sedangkan Juru bicara Pentagon Parnell menyampaikan jika Departemen Perang berterima kasih atas pengabdian Jenderal George selama puluhan tahun kepada negara kita.