“Yang tadinya Rp 9 ribu per pak, sekarang jadi Rp15 ribu. Semua plastik naik,” kata Balia.
Menurutnya, kenaikan harga plastik berdampak langsung pada pola penjualan. Pedagang kini lebih memilih menggabungkan beberapa jenis barang dalam satu kemasan untuk mengurangi biaya operasional.
“Biasanya dipisah, sekarang disatukan supaya hemat plastik,” jelasnya.
Meski demikian, para pedagang mengaku belum menaikkan harga jual barang dagangan. Mereka masih berupaya mempertahankan harga agar tidak memberatkan pembeli
BACA JUGA:Terkuak di Sidang, Ammar Zoni Chat ke Dokter Kamelia Bahas Plastik Klip Dikirim ke Rutan
“Harga jual masih normal, belum naik. Tapi ke depan tergantung kondisi,” ujarnya.
Para pedagang berharap harga plastik dapat kembali stabil sehingga tidak semakin menekan usaha kecil di pasar tradisional.
“Mudah-mudahan bisa turun lagi seperti semula,” harap Balia.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lebak, Rully Edward, membenarkan adanya kenaikan harga plastik di pasaran. “Akan terus kita memantau perkembangan harga guna menjaga stabilitas kebutuhan pelaku usaha kecil,” katanya.
(aldi/muhaemin)
M Hilman Fikri-Banten Raya