Mitigasi Banjir Rob di Pademangan, Pramono Bangun Rumah Pompa Ancol

Rabu 08-04-2026,15:25 WIB
Reporter : Cahyono
Editor : Khomsurijal W

JAKARTA, DISWAY.ID- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membangun Rumah Pompa Ancol untuk memitigasi banjir rob di wilayah Pademangan.

Pramono menjelaskan bahwa pembangunan ini sebagai upaya mengurangi risiko banjir rob di kawasan Ancol dan Pademangan.

Rumah Pompa Ancol nantinya dapat mempercepat aliran air menuju laut sehingga dapat mengurangi tinggi dan durasi genangan. 

BACA JUGA:Hadapi El Nino Godzilla, Pemerintah Tekan Importir Kedelai dan Perketat Pengawasan Harga Pangan

“Pembangunan Rumah Pompa Ancol akan menambah kapasitas sebesar 25 meter kubik per detik dari lima unit pompa, masing-masing berkapasitas lima meter kubik per detik," kata Pramono dalam keterangannya pada Rabu, 8 April 2026.

Kata Pramono pembangunan Rumah Pompa Ancol tidak hanya mencakup bangunan utama.

Tetapi juga infrastruktur pendukung yang terintegrasi, seperti bangunan galeri, rumah jaga, gardu PLN, kolam olakan, hingga saluran pembuang.

Dengan pembangunan ini, kapasitas pompa di kawasan tersebut meningkat signifikan, dari sebelumnya 15 meter kubik per detik menjadi 40 meter kubik per detik.

“Penambahan ini sangat penting untuk meningkatkan kemampuan sistem dalam menangani debit air yang tinggi,” jelasnya.

Lebih lanjut, Pramono menjelaskan bahwa pembangunan ini bertujuan mempercepat aliran air menuju laut sehingga dapat mengurangi tinggi dan durasi genangan.

BACA JUGA:PMJ Ungkap 1.833 Kasus Narkoba, Sabu dan Vape Etomidet Jadi Ancaman Serius di Jakarta

Upaya ini juga menjadi bagian dari mitigasi banjir rob di kawasan Ancol dan Pademangan.

“Kami ingin memastikan kawasan strategis tetap terlindungi dan aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan aman dan nyaman. Ini merupakan komitmen kami dalam menghadirkan solusi berkelanjutan untuk mengurangi risiko banjir,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Pemprov DKI Jakarta juga telah menambah kapasitas pompa mobile untuk memperkuat sistem pengendalian banjir di lima wilayah kota administrasi melalui Suku Dinas Sumber Daya Air.

Pada 2025 telah ditambahkan 29 unit pompa dengan kapasitas 9,175 meter kubik per detik, sedangkan pada 2026 direncanakan penambahan 14 unit pompa dengan kapasitas 9,3 meter kubik per detik.

Kategori :