JAKARTA, DISWAY.ID - BMKG merilis prakiraan cuaca terbaru di seluruh Indonesia pada hari Senin, 13 April 2026.
Sejumlah wilayah di Indonesia diprediksi mengalami cuaca ekstrem, mulai dari hujan lebat, petir, hingga kondisi atmosfer yang cukup dinamis akibat pengaruh sistem siklon tropis.
Berdasarkan analisis BMKG, aktivitas Siklon Tropis Sinaku terpantau berada di Samudra Pasifik timur laut Papua.
Sistem ini memiliki kecepatan angin maksimum mencapai 125 knot dengan tekanan minimum sekitar 945 hPa dan bergerak ke arah barat daya.
BACA JUGA:Prakiraan Cuaca 12 April 2026: BMKG Warning Hujan Lebat di Jawa dan Papua!
Dalam 48 hingga 72 jam ke depan, intensitas siklon ini diperkirakan akan melemah.
Akan tetapi dampaknya masih terasa karena memicu terbentuknya daerah konvergensi dan konfluensi di wilayah Pasifik utara Papua Barat hingga timur laut Papua.
Selain itu, eks Siklon Tropis Maila yang berada di Laut Karang juga terpantau dengan kecepatan angin 30 knot dan tekanan minimum 1000 hPa.
Sistem ini diprediksi bergerak ke arah barat daya dan berpotensi menguat dalam beberapa hari ke depan.
Kombinasi kedua sistem tersebut turut memicu terbentuknya zona konvergensi di Laut Arafura bagian timur, Papua Nugini selatan, hingga wilayah Papua Selatan.
BACA JUGA:BMKG Rilis Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Aceh, Berpotensi hingga 20 April
Potensi Sirkulasi Siklonik di Sumatera dan Sekitarnya
BMKG juga mengidentifikasi potensi terbentuknya sirkulasi siklonik di wilayah barat daya Lampung dan Samudra Hindia barat Aceh.
Kondisi ini menyebabkan terbentuknya daerah pertemuan angin yang memanjang dari perairan barat Aceh, pesisir barat Sumatera, hingga Banten.
Situasi atmosfer ini meningkatkan peluang pertumbuhan awan hujan secara signifikan, terutama di sekitar wilayah konvergensi dan sirkulasi siklonik.
Wilayah Berpotensi Hujan Lebat
BMKG mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat di beberapa daerah berikut:
- Kepulauan Bangka Belitung
- Jawa Barat
- Maluku Utara
- Papua