JAKARTA, DISWAY.ID -- Pemerintah melalui Kementerian Transmigrasi membidik ekspor komoditas Durian dan Kelapa ke pasar Tiongkok sebagai bagian dari upaya meningkatkan produktivitas kawasan transmigrasi sekaligus membuka peluang pasar global.
Menteri Transmigrasi, M. Iftitah Sulaiman Suryanagara menyampaikan, langkah ini diambil sebagai bentuk kerja sama dengan Tiongkok dan juga penyerapan hasil produksi dari kawasan transmigrasi.
"Selain itu kami juga membahas terkait dengan rencana investasi. Selalu persoalannya transmigrasi itu adalah ketika kita meningkatkan produktivitas lalu off-takernya siapa? Oleh karena itu pemerintah Tiongkok menyediakan diri sebagai off-taker salah satunya itu adalah konsumen durian," katanya saat menerima kunjungan Duta Besar Tiongkok untuk Indonesia di gedung Kementrans, Senin, 13 April 2026.
BACA JUGA:Pra SPMB 2026 Kota Tangerang Jenjang SD dan SMP Resmi Dibuka, Cek Syarat dan Alur Pendaftarannya
BACA JUGA:Poltracking Blak-Blakan Data Survei, 75,1% Rakyat Masih Percaya Prabowo-Gibran
Ia mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat akan dilakukan ekspor durian.
Dimana, produksi buah durian terbesar berada di Sulawesi Tengah yang merupakan wilayah transmigrasi.
'Jadi ini juga yang insyaallah mungkin hari Kamis nanti gubernur Sulawesi Tengah juga mengundang saya untuk datang ke Palu, akan melakukan ekspor terbesar tapi baru sekarang ini baru tahapnya adalah frozen durian," ucapnya.
Ke depan, kata Dia, pihaknya akan mengupayakan durian yang segar dan itu juga yang diharapkan oleh masyarakat Tiongkok.
"Mereka mengharapkan durian-durian yang segar. Ini juga tahapan yang luar biasa karena salah satu kebun durian terbesar di Indonesia bahkan mungkin di dunia ada di kawasan transmigrasi di Parigi Moutong, Sulawesi Tengah," ungkapnya.
BACA JUGA:HEBOH JK Singgung Mati Syahid Islam-Kristen di Konflik Poso dan Ambon, Jubir Beri Penjelasan
BACA JUGA:Pemulihan Ekonomi Pasca Bencana, Dompet Dhuafa Gulirkan Bantuan Bagi Puluhan Nelayan
Selain durian, komoditas kelapa juga menjadi fokus ekspor karena tingginya permintaan dari Tiongkok.
"Kebutuhan kalau tadi durian kebutuhannya per tahun sekitar 120 triliun rupiah, kalau kelapa sekitar 110 triliun rupiah per tahun kebutuhannya 4 miliar butir kelapa," pungkasnya.