Ya Allah, Hancurnya Hati Tukang Pecel Lele di Kota Bekasi Kena Tipu dan Gagal Naik Haji

Ya Allah, Hancurnya Hati Tukang Pecel Lele di Kota Bekasi Kena Tipu dan Gagal Naik Haji

Ilustrasi Haji-pixabay@Abdullah_Shakoor-

BEKASI, DISWAY.ID - Pedagang pecel lele menjadi salah satu dari sejumlah korban penipuan layanan penambahan kuota haji di Kota Bekasi.

Kementerian Haji dan Umrah Kota Bekasi melaporkan bahwa sepasang suami istri (pasutri) tersebut mengalami kerugian sebesar sekitar Rp600 juta usai menerima telepon dari pelaku.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Bekasi, Rian Fauzi menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan saat korban mendatangi kantor pada Sabtu, 11 April 2026 sekira pukul 16.00 WIB. Pelaporan tersebut dibuat untuk melaporkan kejadian yang baru saja mereka alami.

"Sekitar pukul empat sore ada warga Kota Bekasi, suami istri, yang datang dan menyampaikan bahwa mereka menjadi korban penipuan," jelas Fauzi di Bekas pada Senin, 13 April 2026.

BACA JUGA:Lagi Marak di Bekasi, 20 Orang Nyaris Kena Tipu Kuota Haji Lewat Telepon

Selain itu, kata Fauzi, korban juga sempat membuat laporan ke pihak kepolisian.

Dalam laporan tersebut, uang mereka yang dikumpulkan sekitar dua hingga tiga tahun untuk naik haji namun terkuras semua seluruh rekening korban.

Penipuan itu terjadi saat korban mengangkat telepon dari pelaku dengan modus pembaruan data calon jemaah haji.

Saat itu, pelaku pun meminta Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik guna dilakukan pembaruan untuk kebutuhan formulir dan mengikuti sejumlah arahan yang diberikan.

BACA JUGA:Wamenhaj Imbau Laporkan Oknum yang Naikkan Biaya Haji, Wacana War Tiket Terus Dikaji

"Modusnya sama, korban ditelepon dan diminta untuk update KTP elektronik. Setelah mengikuti arahan pelaku, tiba-tiba handphone korban tidak bisa dibuka atau seperti nge-hang," papar dia.

Kala itu, lanjut Fauzi, korban sempat merasa adanya kecurigaan ketika handphonenya eror. 

Saat itulah mereka mengetahui bahwa saldo tabungan telah terkuras hampir seluruhnya.

"Setelah dicek ke ATM, ternyata saldo sudah habis. Menurut keterangan korban, hanya tersisa sekitar Rp400 ribu," katanya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait