JAKARTA, DISWAY.ID-- Persatuan Bulu Tangkis Selurh Indonesia (PBSI) menunjuk Fajar Alfian sebagai ketua dalam kompetisi Piala Thomas 2026.
Bukan tanpa sebab federasi menunjuk Fajar sebagai kapten, hal tersebut karena pemain berusia 31 tahun sempat meraih podium tertinggi Piala beregu putra pada periode 2021.
BACA JUGA:Alhamdulillah! Donasi WNI untuk Perjuangan Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar Lebih
Sebanyak 16 negara akan memperebutkan medali emas yang akan berlangsung di Horsens, Denmark pada 24 April hingga 3 Mei 2026.
"Dari pengalaman pada Thomas Cup 2021 lalu berhasil menjadi juara, semiga tahun ini bisa membawa pulang trifi Thomas ke Indonesia," terang Fajar di Pelatnas, Cipayung, Jakarta Timur pada Rabu, 15 April 2026.
Merah putih sendiri masuk kedalam pool D, bersama Prancis, Thailand, dan Aljazair.
Fajar melihat peta persaingan di bagan itu merupakan grup neraka, terutama keberadaan Perancis dan Thailand.
BACA JUGA:Harga Emas Mulai Cerah di Tengah Ketidakpastian Global, Tembus 4.840 Dolar AS
Di atas kertas, kedua negara tersebut memiliki sejumlah atlet yang sangat sulit bagi Garuda.
Dari sisi kekuatan lawan, tim Prancis menunjukkan perkembangan signifikan dalam beberapa tahun terakhir, terutama di sektor tunggal putra.
Mereka memiliki tiga pemain muda potensial yakni Christo Popov, Toma Junior Popov, dan Alex Lanier yang kerap memberikan kejutan di berbagai turnamen internasional.
Di sektor ganda, kombinasi Christo Popov dan Thom Gicquel juga menjadi kekuatan yang patut diwaspadai oleh Indonesia.
BACA JUGA:Pemerintah Umumkan Pendaftaran Seleksi Calon SDM PHTC Koperasi Merah Putih, Ini Jumlah Formasinya
Sementara itu, Thailand masih mengandalkan kualitas tunggal putra andalannya, Kunlavut Vitidsarn, yang dikenal sebagai salah satu pemain papan atas dunia.
Ia juga didukung kompatriotnya, Panitchaphon Teeraratsakul, yang kini menempati jajaran 30 besar dunia.