Performa Menurun, PBSI Lakukan Pembenahan Total Jelang Indonesia Open 2026

Performa Menurun, PBSI Lakukan Pembenahan Total Jelang Indonesia Open 2026

Ricky mendorong para atlet muda untuk memiliki visi jangka panjang hingga Olimpiade 2028 dengan menjadikan setiap turnamen sebagai ajang pembuktian kapasitas.-Disway/Dimas Rafi-

JAKARTA, DISWAY.ID-- Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) menegaskan akan melakukan evaluasi besar-besaran melihat penampilan dari para atlet belum memuaskan.

Hal tersebut terlihat dari sejumlah kompetisi internasional lainnya dimana kontingen Indonesia tidak mampu mengamankan satu gelar juara.

BACA JUGA:Prabowo Temui Emmanuel Macron, Bahas Energi hingga Investasi

Untuk itu, Kabid Binpres PP PBSI, Ricky Soebagja mengambil langkah untuk melakukan evaluasi kinerja selama pertandingan beberapa waktu lau.

Seperti diketahui bahwa pada kejuaraan Badminton Asia Championship (BAC) 2026, atlet merah putih hanya mampu melangkah sampai babak semifinal melalui ganda putri, Amalia Cahya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti serta ganda putra, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri.

"Betul, bahwa beberapa turnamen kami ini ya menang sangat pencapaian prestasi, terutama di level-level 500, 750, dan 1000. Nah ini masih belum bisa menunjukkan pencapaian-pencapaian atau gelar juara," tekan Ricky di Jakarta.

BACA JUGA:Hadir dalam FGD UGM, Menko Airlangga Soroti Kekuatan Ekonomi dan Diplomasi Perdagangan RI

Lebih lanjut, peraih medali emas Olimpiade Atlanta 1996 akan mepersiapkan seluruh atlet dalam menatap Indonesia Open 2026 mendatang.

Disisi lain, kejuaran BWF World Tour Super 1000 ini juga menjadi tempat pengembangan atlet-atlet muda untuk terus mengasah pengalaman dan jam terbang mereka.

Bagi pemain muda, Ricky berharap progres yang sudah berjalan cepat tidak membuat mereka cepat puas. 

BACA JUGA:Jadwal dan Link Streaming Final Four Proliga 2026 di Semarang, Nonton di Mana?

Ia mendorong para atlet muda untuk memiliki visi jangka panjang hingga Olimpiade 2028 dengan menjadikan setiap turnamen sebagai ajang pembuktian kapasitas.

"Khususnya di Polytron Indonesia Open 2026 ini, kalau tadi juga dilihat dari apa yang disampaikan para pemain, semangatnya yang begitu luar biasa, tentu kita juga sangat berharap ya bahwa bagaimana keinginan, harapan itu diwujudkan di lapangan," tutup Ricky.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait