BACA JUGA:Libur Paskah 2026, BNI Siapkan Layanan Terbatas dan Digital 24 Jam
Program ini mencerminkan pendekatan menyeluruh BNI dalam pemberdayaan masyarakat, dengan mengintegrasikan aspek ekonomi, sosial, dan budaya.
Upaya tersebut sekaligus memperkuat peran perempuan sebagai motor penggerak ekonomi lokal di wilayah tertinggal.
Melalui inisiatif ini, BNI menegaskan bahwa pemberdayaan perempuan tidak hanya berdampak pada peningkatan pendapatan, tetapi juga menciptakan kemandirian dan ketahanan sosial bagi komunitas.
Para perempuan penganyam di NTT kini tidak hanya menjaga tradisi, tetapi juga menjadi pelaku ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga dan lingkungannya.