Bareskrim Tetapkan 'SAM' Tersangka Dugaan Pencabulan Anak

Jumat 24-04-2026,11:33 WIB
Reporter : Rafi Adhi Pratama
Editor : Fandi Permana

Menurutnya, dari hasil penelusuran dan pendampingan, ditemukan pola yang serupa pada sejumlah korban.

Para korban disebut dijanjikan akan diberangkatkan ke luar negeri untuk menempuh pendidikan agama, namun diduga justru mengalami pelecehan.

"Modusnya hampir sama, dijanjikan pendidikan ke luar negeri, kemudian dilakukan tindakan yang tidak pantas dengan dalih tertentu," ungkapnya.

Disebutkannya, korban berasal dari berbagai daerah dan tidak saling mengenal satu sama lain.

Hingga kini, jumlah korban yang terdata disebut telah mencapai lebih dari belasan orang, dengan lima diantaranya telah resmi dilaporkan ke Bareskrim Polri.

Ia juga mengungkapkan bahwa sebagian korban mengalami trauma berat akibat kejadian tersebut.

Bahkan, ada korban yang mengaku kehilangan kepercayaan terhadap figur keagamaan.

"Pendekatan kepada korban tidak mudah. Mereka mengalami trauma mendalam dan butuh waktu panjang untuk bisa terbuka," jelasnya.

Selain itu, HB Mahdi menuding adanya upaya intimidasi terhadap saksi dan korban.

Ia mengaku telah mengantongi sejumlah bukti terkait dugaan ancaman tersebut dan siap menyerahkannya kepada penyidik.

"Kalau masih ada ancaman atau teror kepada korban dan saksi, saya tidak akan diam. Semua bukti sudah kami siapkan," tegasnya.

Proses hukum sendiri disebut telah berjalan sejak laporan dilayangkan pada Desember 2025.

Saat ini, perkara telah naik ke tahap penyidikan. Sejumlah saksi, termasuk tokoh agama dan pihak terkait, juga telah dimintai keterangan.

BACA JUGA:Tiga Orang Begal Dihajar Saat Tertangkap Sampai Minta Ampun, Netizen: Kasihan Kursinya Pak!

HB Mahdi juga menyoroti keberadaan terlapor yang disebut tidak kooperatif. Ia bahkan mengisyaratkan akan mendorong upaya pencarian lintas negara apabila diperlukan.

"Saya sangat menyayangkan jika yang bersangkutan memilih menghindar. Kami akan dorong langkah hukum, termasuk kemungkinan pelibatan jalur internasional," ujarnya.

Kategori :