JAKARTA, DISWAY.ID - Kendati sempat melesat menjelang penutupan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali memecahkan rekor dengan ditutup dengan melesat turun sebanyak 249.12 poin atau setara dengan 3.38 persen ke level 7.129,49, menjadikannya sebagai kali keempat IHSG ditutup dengan melaju di zona merah.
Sebelumnya, IHSG sendiri juga menutup Sesi I perdagangan Jumat 24 April 2026 dengan kembali terkoreksi sebanyak 225,75 poin, atau setara dengan 3,06 persen ke level 7.152,85.
Jumlah tersebut sendiri diketahui jauh lebih rendah apabila dibandingkan dengan pembukaan perdagangan pagi hari ini, yang dibuka dengan melemah tipis sebesar 0,09 persen di level 7.372,049.
BACA JUGA:Rupiah Anjlok, IHSG Kembali Masuk Zona Merah di Penutupan Sesi I
Di sisi lain, hal serupa pun juga turut terjadi kepada kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45, yang juga ikut ambruk mendekati penutupan.
Dalam hal ini, Indeks LQ45 turut melemah sebanyak 25,11 poin, atau turun sebesar 3,51 persen ke level 690,76.
BACA JUGA:IHSG Ditutup Stagnan di Zona Merah, Terpuruk hingga Level 7.378
1094 Saham Turun Harga
Sementara itu dilansir dari data BCA Sekuritas, sebanyak 1094 saham terpantau mengalami penurunan harga, sementara 125 saham lainnya naik harga dan 129 saham tak mengalami perubahan harga dengan nilai transaksi Rp 23,6 triliun.
Diketahui, saham-saham yang mengalami penurunan harga beberapa diantaranya adalah:
- MLPT: turun Rp 1.775 menjadi Rp 23.500 per lembar.
- SINI: turun Rp 1.625 menjadi Rp 14.675.
- ARKO: turun Rp 725 menjadi Rp 9.900 per lembar.
BACA JUGA:Indeks Saham Rungkad Pasca Pengumuman MSCI, Analis Prediksi IHSG Menguat Hari Ini
Di sisi lain, saham-saham yang yang mengalami kenaikan harga diantaranya adalah:
- PKPK: naik Rp 280 menjadi Rp 3.350 per lembar.