Kasus 2 ART Lompat di Benhil, Polisi Dalami Dugaan Penyekapan hingga TPPO

Senin 27-04-2026,18:01 WIB
Reporter : Rafi Adhi Pratama
Editor : Marieska Harya Virdhani

"Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas peristiwa ini. Saat ini anggota kami masih bekerja untuk mendalami seluruh rangkaian kejadian, termasuk memeriksa saksi-saksi yang mengetahui langsung peristiwa tersebut," bebernya.

Peristiwa nahas itu terjadi pada Rabu (22/4) sekitar pukul 23.00 WIB.

Korban R sempat dilarikan ke RSAL Dr. Mintoharjo untuk mendapatkan penanganan medis.

Namun, nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia oleh tim dokter.

BACA JUGA:Special Screening Pelangi di Mars, Menteri Ekraf Ungkap Lompatan Inovatif Perfilman Indonesia

Dari hasil penyelidikan awal, korban diketahui bekerja sebagai pekerja rumah tangga dan tinggal di rumah kos tersebut.

Untuk melengkapi informasi, penyidik juga akan memanggil agen penyalur PRT yang terkait dengan korban.

"Kami juga akan memanggil agen PRT untuk didalami keterangannya. Langkah ini penting agar penyidik mendapatkan informasi yang lengkap dan utuh, sehingga penanganan perkara dapat dilakukan secara profesional, cermat, dan berimbang," jelasnya.

BACA JUGA:Laba Unaudited Tembus Rp6 T, Ini Langkah PalmCo Capai Lompatan Kinerja

Selain itu, pihaknya masih memeriksa korban D yang selamat dalam peristiwa tersebut.

"Kami ingin memastikan bahwa setiap fakta didalami secara objektif. Di sisi lain, kami juga menaruh perhatian pada kondisi saksi yang selamat, termasuk aspek pemulihan dan pendampingannya," tambahnya.

Hingga kini, penyebab pasti korban terjatuh masih dalam proses pendalaman.

Kategori :