Kasus 2 ART Lompat di Benhil, Polisi Dalami Dugaan Penyekapan hingga TPPO
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto mengatakan penyelidikan masih berjalan.--Rafi Adhi Pratama
JAKARTA, DISWAY.ID - Perkembangan pekerja rumah tangga (PRT) yang melompat dari lantai 4 sebuah rumah di kawasan Bendungan Hilir (Benhil), Jakarta Pusat disampaikan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto mengatakan penyelidikan masih berjalan.
Diungkapkannya, pihaknya tengah mengusut kemungkinan adanya sejumlah pelanggaran hukum, mulai dari penyekapan, tindak pidana perdagangan orang (TPPO), hingga eksploitasi terhadap anak.
"Penanganan masih berjalan. Penyidik masih mendalami dugaan tindak pidana yang ada, dengan pasal yang diterapkan antara lain terkait penyekapan, TPPO, dan eksploitasi terhadap anak," katanya kepada awak media, Senin 27 April 2026.
BACA JUGA:Kasus 2 ART Lompat dari Lantai 4 Kos di Benhil, Polisi Dalami Dugaan Pidana
Sejauh ini, polisi telah melakukan sejumlah langkah penting dalam proses penyidikan.
Di antaranya adalah mengamankan rekaman CCTV di lokasi kejadian, melakukan visum terhadap korban, serta autopsi terhadap korban yang meninggal dunia.
Tak hanya itu, penyidik juga telah memeriksa sedikitnya sembilan orang saksi.
Mereka terdiri dari pemberi kerja, penjaga rumah, sopir, pihak penyalur tenaga kerja, hingga saksi lainnya, termasuk korban yang selamat.
BACA JUGA:Rumah Kos Benhil Lokasi ART Lompat hingga Tewas Sangat Tertutup, Ketua RW: Nggak Ada Laporan
"Pemeriksaan saksi terus dilakukan untuk mengungkap secara terang peristiwa ini," jelasnya.
Sebelumnya, polisi menyelidiki dua perempuan yang jatuh dari lantai 4 rumah kos di kawasan Bendungan Hilir (Benhil), Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kejadian tersebut dengan memeriksa sejumlah saksi, termasuk agen penyalur pekerja rumah tangga (PRT).
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Reynold E.P. Hutagalung mengatakan pihaknya saat ini fokus mengumpulkan fakta untuk mengungkap kronologi kejadian secara utuh.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: