VinFast Siap Bertarung di Pasar Motor Listrik, Bawa 3 Varian Masuk Indonesia pada Juni 2026

VinFast Siap Bertarung di Pasar Motor Listrik, Bawa 3 Varian Masuk Indonesia pada Juni 2026

Jurnalis Harian Disway mencoba VinFast Evo di tanjakan dengan kemiringan 70 persen.--

HANOI, DISWAY.ID – VinFast makin agresif masuk ke pasar Indonesia. Setelah bertarung di pasar mobil listrik, kini langkah berikutnya disiapkan dengan menyerbu pasar motor listrik nasional.

Persaingan jelas tidak ringan. Merek-merek asal Tiongkok sudah lebih dulu memenuhi pasar. Apalagi pabrikan Jepang juga sudah mengeluarkan produk elektriknya. Tapi VinFast tidak gentar.

Kuncinya ada di strategi. Mereka tidak sekadar menjual unit kendaraan. Yang ditawarkan adalah ekosistem.

CEO VinFast e-Scooter Indonesia, Yordan Satriadi, melihat pasar roda dua di Indonesia masih sangat potensial, meski kompetisinya ketat.

"Ekosistem VinFast sudah mulai terbentuk, terutama di wilayah Jabodetabek. Kami ingin memastikan konsumen mendapatkan kemudahan sejak awal pembelian," ujar Yordan di Hanoi, Kamis, 23 April 2026.

Jurnalis Harian Disway (Disway National Network) termasuk yang diundang langsung oleh VinFast untuk meninjau fasilitas produksi motor listrik di Vietnam. Sebelumnya, kunjungan serupa juga dilakukan ke pabrik mobil listrik mereka.

BACA JUGA:Percepat Ekspansi Pasar Nasional, VinFast Gandeng 6 Dealer Motor Listrik di Indonesia

Nah dalam pertemuan di Hanoi, Yordan Satriadi mengatakan, VinFast menyiapkan pendekatan berbeda saat memasukkan e-Scooter mereka. Mereka juga menyiapkan infrastruktur pendukung sebagai bagian dari penjualan.

Salah satunya melalui jaringan battery swap yang dioperasikan V-Green. Sistem ini memungkinkan pengguna menukar baterai dengan cepat tanpa perlu menunggu pengisian daya.

Selain itu, VinFast juga mengedepankan konsep total cost ownership. Artinya, konsumen diajak melihat biaya penggunaan secara keseluruhan, bukan hanya harga beli di awal.

"Dari situ pengguna bisa menilai efisiensi jangka panjangnya," tambah Yordan yang juga mantan petinggi di Yamaha Indonesia itu.

Untuk jaringan penjualan, persiapan juga sudah matang. Lebih dari puluhan titik diklaim siap beroperasi. Tahap awal difokuskan di kota-kota besar. Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Bali menjadi prioritas pembukaan diler.

Pada fase awal, sekitar 1.000 unit motor listrik akan didatangkan langsung dari Vietnam dengan status CBU. Setelah itu, VinFast berencana memulai perakitan lokal untuk memenuhi regulasi TKDN.


Penulis saat mencoba VinFast Evo di pabrik VinFast di Hai Phong, pekan lalu.--

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: