Hino Genjot Produksi Lokal, TKDN Tembus 71,85 Persen dan Siap Ekspor
Hino Motors Ltd semakin memperkuat perannya di industri kendaraan niaga Indonesia melalui peningkatan produksi lokal, investasi, serta pengembangan ekosistem manufaktur-Dok.disway.id-
JAKARTA, DISWAY.ID -- Hino Motors Ltd semakin memperkuat perannya di industri kendaraan niaga Indonesia melalui peningkatan produksi lokal, investasi, serta pengembangan ekosistem manufaktur.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menjadikan Indonesia sebagai basis produksi sekaligus hub ekspor global.
Komitmen terjadi saat pertemuan antara Wakil Menteri Perindustrian RI Faisol Riza dengan jajaran manajemen Hino, termasuk Satyakam Arya dan Shingo Sakai dari PT Hino Motors Sales Indonesia.
BACA JUGA:Hino Bus 4x4 Tangguh, Siap Taklukkan Medan Ekstrem
Dalam forum tersebut, dibahas penguatan industri kendaraan komersial nasional hingga peluang ekspansi ke pasar internasional.
Presiden Direktur Hino Motor Sales Indonesia Shingo Sakai mengatakan Hino telah menggelontorkan investasi sebesar USD 112,5 juta di Indonesia, dengan kapasitas produksi mencapai 75.000 unit per tahun.
"Aktivitas manufaktur ini juga menyerap lebih dari 1.500 tenaga kerja, memperkuat fondasi industri otomotif nasional di tengah persaingan global yang semakin ketat," ujar Shingo, di Jakarta, Selasa, 21 April 2026.
Tak hanya itu, Indonesia kini diproyeksikan sebagai pusat ekspor kendaraan niaga Hino.
Dengan dukungan rantai pasok lokal yang terus berkembang, peluang penetrasi pasar regional hingga global semakin terbuka lebar, sekaligus meningkatkan daya saing industri dalam negeri.
BACA JUGA:Kopdes Merah Putih Bergerak, Hino Pasok 10.000 Truk Distribusi Desa
Dari sisi komponen lokal, capaian Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) Hino menunjukkan tren positif. Untuk beberapa model, TKDN berada di kisaran 44,35% hingga 57,26%.
Bahkan, enam tipe kendaraan seperti Hino 300 Series berhasil menembus angka 71,85%.
"Jadi, peningkatan ini mencerminkan penguatan industri komponen lokal dan komitmen terhadap kemandirian manufaktur nasional,"tambahnya.
Selain produksi, Hino juga aktif mengembangkan sumber daya manusia melalui program vokasi, penyediaan fasilitas pelatihan, serta kolaborasi dengan institusi pendidikan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: