Ini Alasan Rafi Ahmad Jadi Duta Kehormatan BPJS Kesehatan

Ini Alasan Rafi Ahmad Jadi Duta Kehormatan BPJS Kesehatan

Dengan penunjukan Raffi Ahmad sebagai Duta Kehormatan, BPJS Kesehatan berharap pesan tentang pentingnya kepesertaan aktif dalam program JKN dapat menjangkau lapisan masyarakat yang lebih luas dan beragam.-Disway/Dimas Rafi-

JAKARTA, DISWAY.ID-- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menganugerahkan Gelar Duta kehormatan terhadap Utusan Khusus Presiden Bidang Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad dalam mendukung keberlanjutan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Kegiatan tersebut berlangsung di  Gedung kantor pusat BPJS Kesehatan, Jakarta Pusat pada Kamis, 23 April 2026 siang WIB.

BACA JUGA:Denada Tak Terbukti Telantarkan Ressa Sang Anak Kandung, Menang Putusan Sela di PN Banyuwangi

BPJS Kesehatan menilai keterlibatan figur publik memiliki dampak signifikan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama generasi muda, terhadap pentingnya jaminan kesehatan, yang selama ini menjadi tulang punggung layanan kesehatan masyarakat Indonesia.

Seperti diketahui bahwa, BPJS Kesehatan telah berdiri sejak 2014 lalu dengan sejumlah kemajuan yang telah diberikan terhadap seluruh masyarakat Indonesia.

Meskipun begitu, anggota Dewan Pengawasan BPJS Kesehatan, Rukijo membenarkan bahwa pihaknya tengah melakukan sejumlah perbaikan dalam memberikan pelayanan yang terbaik bagi khalayak luas.

BACA JUGA:Kutip Taklimat Presiden, Sekjen DPD: Kolaborasi Kunci Percepat Pembangunan Daerah

"Tentunya dalam perjalanan selama 12 tahun lebih kita masuh punya PR," kata Rujiko saat menyampaikan pemaparan di acara penganugerahan Duta kehormatan BPJS Kesehatan di Jakarta pada Kamis, 23 April 2026.

Selain itu,Rujiko juga menjelaskan beberapa tantangan terbesar dalam menjalankan tugasnya, salah satunya yakni sebagian besar masyarakat belum mengaktifkan kartu peserta BPJS.

"Kami menghadapi tantangan karena sebagian perserta tadi masih ada yang belum aktif. Jadi kita perlu mendorong agar peserta tadi yang belum aktif menjadi peserta aktif BPJS," ungkapnya.

BACA JUGA:Komnas HAM: 1 Korban Penembakan Warga Sipil di Puncak Papua Teridentifikasi, Masuk Proses Pembakaran

Rujiko pun menjaga seluruh stake holder terkhusus pemerintah agar bisa menggandeng masyarakat untuk menjadi anggota kartu BPJS demi kesehatan mereka.

"Tentunya kami (Dewas dan Direksi) tidak mungkin bekerja sendiri. Kita perlu banyak mitra baik dari instansi pemerintah maupun swasta dan termasuk tokoh-tokoh masyarakat untuk sama-sama menginformasikan mengenai jaminan kesehatan kepada masyarakat," tegasnya.

Dengan penunjukan Raffi Ahmad sebagai Duta Kehormatan, BPJS Kesehatan berharap pesan tentang pentingnya kepesertaan aktif dalam program JKN dapat menjangkau lapisan masyarakat yang lebih luas dan beragam.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: