Prabowo Subianto Datang Jenguk Korban Kecelakaan KA di Bekasi

Selasa 28-04-2026,09:12 WIB
Reporter : Anisha Aprilia
Editor : Fandi Permana

Berdasarkan data sementara hingga pukul 07.30 WIB, total korban dalam insiden ini mencapai 92 orang.

Dari jumlah tersebut, 85 orang dinyatakan selamat sebagian masih menjalani perawatan di rumah sakit, sementara lainnya telah diperbolehkan pulang karena hanya mengalami luka ringan. Sementara itu, tujuh orang dinyatakan meninggal dunia.

Seluruh korban dievakuasi ke berbagai rumah sakit di wilayah Bekasi dan sekitarnya, di antaranya RS Bela Bekasi, RS Bhakti Kartini, RS Hermina Bekasi, RS Mitra Keluarga Bekasi Barat dan Timur, RS Mitra Plumbon, RS Primaya Bekasi, RS Siloam Bekasi Timur, RS Siloam Cikarang, hingga RS Polri Kramat Jati.

Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, menegaskan bahwa operasi SAR masih difokuskan pada pencarian korban yang diduga masih berada di dalam rangkaian kereta.

BACA JUGA:KAI Rekayasa Pola Operasi KRL Lintas Bekasi-Cikarang Pasca Kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur

"Memasuki hari kedua, kami terus mengoptimalkan seluruh personel Basarnas bersama unsur SAR gabungan. Proses evakuasi dilakukan secara hati-hati menggunakan peralatan ekstrikasi, mengingat kondisi rangkaian kereta yang mengalami kerusakan cukup parah. Prioritas kami adalah menemukan dan mengevakuasi seluruh korban secepat mungkin," katanya kepada awak media, Selasa 28 April 2026.

Hingga saat ini, proses evakuasi masih terus berlangsung di tengah tantangan berat di lapangan.

Tim SAR harus bekerja ekstra hati-hati untuk mengeluarkan korban yang terjebak di antara badan kereta yang ringsek.

Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya mengungkapkan perkembangan terbaru penanganan kecelakaan kereta api yang terjadi di Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri mengatakan hingga saat ini, puluhan korban telah berhasil dievakuasi, namun masih ada korban yang terjepit di lokasi kejadian.

"Untuk kronologis, kita masih melakukan penyidikan dan pendalaman karena kejadian baru sekitar satu jam yang lalu," katanya kepada awak media, Senin 27 April 2026.

Kapolda menegaskan bahwa prioritas utama saat ini adalah penyelamatan dan penanganan korban.

Tim gabungan dari Basarnas, TNI-Polri, serta unsur SAR terus bekerja di lokasi untuk melakukan evakuasi.

"Yang utama kita melakukan pertolongan kepada para korban. Saat ini Basarnas, TNI-Polri, dan SAR masih melakukan evakuasi. Doakan semoga korban bisa segera kita bawa ke rumah sakit," ucapnya.

Berdasarkan data sementara yang disampaikan di lokasi, sebanyak 29 korban telah dievakuasi dan dibawa ke tiga rumah sakit, yakni RS Primaya, RSUD Bekasi Kota, dan RS Bantar Gebang untuk mendapatkan penanganan medis.

Meski demikian, proses evakuasi masih berlangsung dan jumlah korban masih dapat berubah.

Kategori :