“Kemajuan industri tidak dibangun oleh satu pihak, melainkan melalui kolaborasi yang saling melengkapi antara komunitas, asosiasi, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan,” ujar Romi.
Founder IPOS, Harry D. Nugraha, menambahkan dalam satu dekade penyelenggaraan, IPOS telah melibatkan 78 seller dan 172 buyer.
Kegiatan ini diproyeksikan menghasilkan lebih dari 1.798 potensi volume event, 454 prospek bisnis dengan nilai lebih dari Rp396 miliar, serta menciptakan 51.188 lapangan kerja di 34 provinsi di Indonesia.
“Puncak business floor akan berlangsung pada hari kedua, menjadi ruang kolaborasi konkret untuk membangun industri event dan mendukung kemajuan bangsa,” kata Harry.
Turut mendampingi Wamenpar, Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kemenpar Vinsensius Jemadu serta Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenpar Rizki Handayani.
BACA JUGA:Panen Raya Tulungagung Perkuat Stok Nasional, BULOG Optimalkan Serapan untuk Ketahanan Pangan
IPOS X juga dihadiri pimpinan asosiasi dan organisasi industri MICE dan event, para buyer dan seller dari seluruh Indonesia, serta sejumlah insan media.