BACA JUGA:Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, dari Taman Siswa hingga ke Seluruh Penjuru Negeri
Sikapnya yang kritis membuat tokoh pelopor pendidikan itu dipindahkan ke Belanda bersama Ernest Douwes Dekker dan Tjipto Mangunkusumo, mereka dikenal dengan sebutan 3 Serangkai.
Setelah kembali ke tanah air, ia mendirikan Perguruan Taman Siswa pada 3 Juli 1922 lembaga pendidikan ini bertujuan untuk memberikan akses belajar yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang status sosial.
Setelah Indonesia merdeka, Ki Hadjar Dewantara ditunjuk sebagai Menteri Pendidikan.
Hingga saat ini, nama Ki Hadjar Dewantara diingat oleh bahsa Indonesia sebagai Bapak Pendidikan Nasional.
Tema Hari Pendidikan Nasional 2026
Tahun ini, Hardiknas mengusung tema "Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua".
Selain tema, Kemendikdasmen juga merilis logo yang biasanya digunakan untuk identitas visual pada media publikasi.
BACA JUGA:222 Sekolah Menuju Adiwiyata, Siswa Terus Dibekali Pendidikan Iklim dan Lingkungan
Filosofi Logo Hari Pendidikan Nasional 2026
Makna Logo dan Tema Hari Pendidikan Nasional 2026.--Kemendikdasmen
Secara umum, logo Hari pendidikan Nasional 2026 ini merepsentasikan semangat perayaan tesebut sekaligus menggambarkan arah transformasi pendidikan lewat program prioritas Kemendikdasmen.
Adapun, filosofi berdasarkan warna yang ada di logo, yakni:
a. Figur manusia berwarna biru
Terdapat figur siluet manusia yang bergerak dinamis dan penuh semangat.
Hal ini mencerminkan semesta yang siap berperan aktif dalam mendukung dan berkontribusi demi mewujudkan visi #PendidikanBermutuUntukSemua.
b. Lengkungan elips yang mengitari bagian bawah
Garis lengkung yang mengitari logo melambangkan gerak maju, pelindungan, dan kesinambungan.
Hal ini merepresentasikan revitalisasi satuan pendidikan melalui perbaikan sarana prasarana, penguatan ekosistem sekolah, serta pemerataan layanan pendidikan di seluruh Indonesia.
BACA JUGA:Bestari Saintek 2026 Tancap Gas, 122 Riset Siap Hilirisasi Industri