BEKASI, DISWAY.ID - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mendukung penuh pihak kepolisian yang menyelidiki penyebab tabrakan Commuter Line dengan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) Argo Bromo Anggrek.
Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, membenarkan adanya pemanggilan dari Kepolisian Daerah (Polda) sebagai bagian dari proses pengusutan insiden yang menelan 16 korban jiwa.
BACA JUGA:Bro Ron Lapor Polisi usai Jadi Korban Pemukulan, LP di Polsek Menteng
"Ya, sudah tadi. Sudah mulai ya," kata Bobby di lokasi kejadian pada Senin, 4 Mei 2026.
Bobby menegaskan, KAI bersikap kooperatif dan mendukung penuh langkah aparat penegak hukum maupun investigasi yang dilakukan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan maut itu.
"Kita mendukung upaya hukum, kita mendukung sekali upaya KNKT untuk mengungkap sebab musabab dari kejadian ini," tegasnya.
BACA JUGA:Bro Ron Dipukuli, Buntut Kasus Penggelapan Uang Oleh Rekan Pengacara?
Namun saat ditanya lebih lanjut mengenai detail pemeriksaan, termasuk durasi pemeriksaan maupun jumlah pertanyaan yang diajukan penyidik, Bobby memilih emggan membeberkan secara rinci.
"Saya belum dikasih tahu," ucap dia.
Selain itu, KAI juga menunjukkan rasa tanggung jawabnya terhadap 16 srikandi yang gugur akibat insiden tersebut.
Bobby Rasyidin memastikan akan menanggung seluruh biaya, baik yang mengalami luka-luka maupun meninggal dunia.
Tidak hanya itu, Bobby juga memastikan bahwa pihaknya juga akan menemani puluhan korban tewas sampai ke liang lahat.
BACA JUGA:Jakbar Rawan, Pemotor Dibegal di Jalan Arjuna Selatan Kebon Jeruk!
"Kami melakukan pendampingan full, full sekali, penuh pendampingannya. Untuk korban yang luka-luka, kami juga melakukan pendampingan full," kata Bobby di lokasi pada Senin, 4 Mei 2026.
Selain itu, sejumlah petugas KAI turut memberikan pendampingan yang tersebar di sejumlah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi.