JAKARTA, DISWAY.ID - Mobil taksi online, Green SM, yang diduga menjadi pemicu kecelakaan kereta di kawasan Bekasi Timur, Jawa Barat disebut belum melakukan perawatan.
Green SM diduga menjadi penyebab awal kecelakaan antara KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur dengan KA Anggrek.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto mengatakan hal itu diketahui berdasarkan keterangan saksi.
"Kami menyampaikan terkait informasi dari depot manajer operasional taksi tersebut harusnya per 15.000 KM itu sudah harus masuk ke depot untuk melaksanakan maintenance ataupun perawatan," katanya kepada awak media, Sabtu 9 Mei 2026.
BACA JUGA:Santunan Korban Kecelakaan Ada Hitungannya, Ini Penjelasan Pakar Aktuaria UPER
Mobil taksi itu belum melakukan perawatan hingga batas waktu yang seharusnya.
"Sampai dengan 24.000 itu belum dilakukan maintenance," terangnya.
Sementara saat mobil disebutkan detik-detik kecelakaan kereta terjadi.
BACA JUGA:Usut Penyebab Tragedi Kecelakaan Kereta Stasiun Bekasi Timur, Polisi Periksa 39 Saksi
Berawal saat mobil itu berada di jalur kereta api mengalami mati mesin.
"Pada saat dibawa, itu kendaraan mati di perlintasan sebidang jalur kereta api," sebutnya.
Ketika sopir itu ingin keluar, mobil tersebut mati dan transmisinya dalam keadaan parkir.
"Pada saat sopir ingin keluar membuka pintu, tetapi tidak bisa. Transmisi berpindah ke parkir," paparnya.
BACA JUGA:Terkuak! Kecelakaan KA di Bekasi Timur: Taksi Hijau Mati di Rel dengan Transmisi Parkir
Akhirnya sang sopir membuka kaca mobil tersebut untuk keluar dari kendaraan.