Manchester City telah menghabiskan banyak uang untuk para penjaga gawang sejak pengambilalihan klub, baik itu Willy Caballero, Zack Steffen, Shay Given, atau Ederson, banyak yang telah dihabiskan untuk menutupi kekosongan besar di antara tiang gawang.
Namun, klub tersebut sebenarnya bisa menghindari semua masalah dan pengeluaran yang tidak perlu itu dengan memberikan kesempatan kepada seorang kiper muda di akademi mereka bernama Kasper Schmeichel untuk mengenakan jersey nomor 1.
Sejak membiarkannya pergi ke Notts County pada tahun 2009, kiper asal Denmark ini membuktikan kemampuannya di Notts County, Leeds, dan Leicester City, di mana ia membantu The Foxes mencapai hal yang tak terduga dan memenangkan gelar Liga Premier.
Setidaknya, City bisa saja menjual Schmeichel dengan harga yang layak daripada kehilangannya secara cuma-cuma.
Daniel Sturridge - 7,3 jutaeuro (Chelsea, 2009)
Akan selalu ada perasaan 'apa yang seharusnya terjadi' terkait Daniel Sturridge.
Sebagai seorang penyerang yang memiliki insting tajam, ia membuktikan selama waktunya di Liverpool di bawah asuhan Brendan Rodgers bahwa ia bisa seganas penyerang top lainnya di Premier League.
Masalah cedera menghancurkan kariernya, tetapi bakatnya tetap terlihat jelas.
Kepergiannya dari City juga menuai kontroversi, karena klub tersebut tidak ingin dia pergi dan mereka bahkan membawa Chelsea ke pengadilan untuk menuntut kompensasi atas kepindahan tersebut.
BACA JUGA:Klasemen Liga Inggris 2025/26 Memanas: Man City Tertahan, Peluang Juara Arsenal Terbuka
Sturridge meninggalkan City dengan status bebas transfer, tetapi klub tersebut memperoleh sekitar 7,3 juta euro sebagai kompensasi total karena merekalah klub yang melatihnya sejak usia muda.
Jerome Boateng - 13,5 juta euro (Bayern Munich, 2011)
Tidak diragukan lagi bahwa Jerome Boateng meninggalkan Man City sebagai bek tengah yang rawan kesalahan, dan hanya sedikit yang akan memprediksi jenis pemain seperti apa yang akan ia kembangkan di kemudian hari.
Di bawah asuhan Jupp Heynckes dan kemudian Pep Guardiola, pemain Jerman ini dibentuk menjadi bek modern dengan semua atribut defensif yang dibutuhkan untuk level permainan tertinggi, tetapi juga memiliki kemampuan umpan yang luar biasa.
Dalam 10 tahunnya di Munich, Boateng memenangkan sembilan gelar Bundesliga, lima Piala Jerman, dan dua Liga Champions. Semua itu terjadi saat Manchester City menghabiskan ratusan juta poundsterling untuk sejumlah bek tengah.